Bontang Siap “Naik Level”! PLN Kebut Gardu Induk Baru, Listrik Makin Stabil & Industri Makin Ngebut

Lintasbalikpapan.com, BONTANG – Kabar besar datang untuk Kalimantan Timur. PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) tengah memacu penyelesaian proyek strategis Gardu Induk (GI) 150 kV Bontang Lestari dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Bontang Lestari – Incomer 2 Phi.

Proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa. Di baliknya, ada misi besar: memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendorong pertumbuhan investasi dan kesejahteraan masyarakat di Bontang dan sekitarnya.

Selama ini, kebutuhan listrik masih banyak ditopang oleh trafo mobile 30 MVA yang bersifat sementara. Dengan hadirnya GI Bontang Lestari, sistem akan beralih ke infrastruktur permanen yang jauh lebih andal dan stabil.

Dampaknya? Tidak main-main. Pasokan listrik yang kuat akan menjadi “bahan bakar” utama bagi sektor industri, bisnis, hingga UMKM lokal untuk berkembang lebih cepat.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, bahkan turun langsung ke lokasi pada 16 April untuk memastikan progres proyek berjalan sesuai rencana.

“Pembangunan ini adalah prioritas. Keandalan listrik menjadi kunci utama penggerak ekonomi masyarakat,” tegasnya di sela peninjauan.

Dalam kunjungan tersebut, Basuki didampingi tim dari PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3) serta mitra kerja. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat agar setiap tahap konstruksi memenuhi standar kualitas terbaik.

Tak hanya soal kecepatan, PLN juga memastikan aspek keselamatan tetap jadi prioritas utama. Proyek yang dikerjakan bersama konsorsium PT Hasta Prajatama dan PT Mahameru Energi Semesta ini tetap mengedepankan prinsip K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan).

“Kami ingin proyek ini cepat selesai, tapi keselamatan tetap nomor satu. Infrastruktur yang andal harus dibangun dengan standar terbaik,” tegas Basuki.

Dengan pengawasan intensif dan kolaborasi lintas pihak, PLN optimistis proyek ini dapat rampung sesuai target.

Jika terealisasi, Bontang tak hanya mendapatkan listrik yang lebih stabil, tetapi juga peluang besar untuk menarik investasi baru dan memperkuat roda ekonomi daerah.

Satu hal yang pasti, PLN ingin memastikan: listrik bukan sekadar penerang, tetapi penggerak utama masa depan Kalimantan Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *