Lintasbalikpapan.com – Pertandingan pekan ke-12 Liga Italia 2025/26 benar-benar menghadirkan drama sejak menit awal. Bermain di kandang sendiri, Sassuolo harus puas berbagi angka setelah ditahan Pisa 2-2. Laga ini menjadi sorotan tambahan bagi publik Indonesia karena Jay Idzes kembali dipercaya sebagai starter dan tampil penuh selama 90 menit. Kehadirannya di lini belakang Sassuolo menjadi salah satu sorotan menarik, terutama karena laga berlangsung begitu intens dari awal hingga akhir.
Pisa yang datang sebagai tim promosi justru berhasil mencuri start lebih cepat. Nzola mencetak gol dari titik penalti saat laga baru berjalan empat menit. Namun Sassuolo membalas seketika lewat tembakan voli Nemanja Matic yang membuat kedudukan kembali seimbang. Dua gol cepat ini menjadi pemicu jalannya pertandingan yang sempat memanas sebelum akhirnya tempo mereda menjelang turun minum.
Pertarungan Ketat Sassuolo vs Pisa di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pertandingan tidak kehilangan tensinya. Sassuolo bermain lebih agresif karena dukungan penuh dari pendukung tuan rumah, sementara Pisa menampilkan permainan disiplin dengan sesekali melancarkan serangan balik tajam. Keadaan ini membuat pertahanan Sassuolo harus bekerja ekstra keras menjaga ritme permainan, termasuk Jay Idzes yang sibuk mengatur lini belakang bersama rekan sejawatnya.
Namun justru Pisa yang kembali memimpin. Henrik Meister berhasil memanfaatkan celah pertahanan, melewati Tarik Muharemovic. Sebelum melepaskan tembakan akurat ke tiang dekat yang gagal di tepis Muric. Gol ini sempat membuat suasana Mapei Stadium menegang karena Sassuolo kembali tertinggal.
Meski begitu, Sassuolo tidak menyerah. Mereka terus menekan hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Ketekunan itu terbayar saat Christian Thorsdvedt mencetak gol penyeimbang pada masa injury time melalui sontekan terukur hasil umpan silang dari sisi lapangan. Gol tersebut menjadi momentum penting yang membuat Sassuolo pulang dengan satu poin berharga.
Dampak Hasil dan Performa Pemain Jay Idzes
Hasil imbang ini membuat Sassuolo kini mengoleksi 17 poin dan tetap kokoh di posisi sembilan klasemen sementara. Meski hanya mendapatkan satu poin, pertandingan ini menunjukkan bahwa Sassuolo memiliki mentalitas kuat untuk bangkit saat tertinggal. Sementara itu, Pisa belum bisa keluar dari tekanan zona degradasi karena masih tertahan di posisi 16 dengan 10 poin, hanya terpaut dua angka dari zona merah.
Untuk Jay Idzes, tampil penuh dalam laga panas seperti ini menjadi pembuktian bahwa ia di percaya sebagai bagian penting dari lini pertahanan. Meski timnya kebobolan dua gol, kontribusinya dalam meredam serangan Pisa di beberapa momen krusial patut di apresiasi.
Pertandingan ini bukan hanya sekadar hasil imbang, tetapi gambaran bagaimana kedua tim sama-sama bekerja keras untuk mendapatkan poin penting. Sassuolo mempertahankan konsistensi, Pisa berjuang untuk bertahan di Serie A, dan Jay Idzes kembali menunjukkan kualitasnya di level tertinggi.






