Pembangunan RS Balikpapan Barat Dinilai Lambat, DPRD Akan Panggil Dinas Kesehatan

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyoroti lambatnya progres pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Ia menegaskan, DPRD akan segera memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan untuk meminta klarifikasi terkait keterlambatan proyek tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Alwi pada Senin, (10/11/2205) November usai menanggapi sejumlah pertanyaan wartawan mengenai kondisi pembangunan rumah sakit yang menjadi perhatian masyarakat Balikpapan Barat.

“Kami akan memanggil Dinkes untuk mengetahui sejauh mana progresnya. Kalau memang ada kendala, harus dijelaskan secara terbuka,” ujar Alwi.

Menurutnya, informasi yang diterima menunjukkan bahwa progres proyek masih jauh dari target yang direncanakan, padahal keberadaan rumah sakit tersebut sangat penting bagi warga di kawasan barat kota.

“Progresnya belum maksimal dan tertinggal dari target. Masyarakat menunggu, karena fasilitas kesehatan ini kebutuhan mendesak,” tegasnya.

Alwi juga menyoroti aspek teknis pelaksanaan proyek yang dinilai belum optimal. Ia berpendapat bahwa pembangunan seharusnya menggunakan sistem multiyears contract agar pekerjaan bisa berjalan lebih terencana dan tidak terkendala oleh pembatasan anggaran tahunan.

“Kalau dilakukan dengan sistem tahunan, pekerjaan sering tersendat. Harusnya multiyears supaya hasilnya maksimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Alwi menegaskan bahwa DPRD tidak akan tinggal diam terhadap keterlambatan proyek yang menyangkut kepentingan publik. Ia memastikan lembaganya akan menjalankan fungsi pengawasan dengan maksimal.

“Kami ingin tahu apa kendalanya, apakah anggaran, teknis, atau manajemen proyek. Ini harus segera dievaluasi,” tandasnya.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Balikpapan Barat, Alwi menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian rumah sakit agar masyarakat segera mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

“Harapan saya, proyek ini bisa diselesaikan secepatnya. Kalau bisa, tahun depan sudah rampung,” pungkasnya. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *