Jay Idzes Jadi Kunci Kemenangan Sassuolo atas Atalanta 3-0, Buka Peluang Tembus Zona Eropa

Lintasbalikpapan.comSassuolo mencatat kemenangan gemilang saat melawat ke markas Atalanta dalam lanjutan Serie A 2025/26, Minggu (9/11) malam WIB. Bermain di Gewiss Stadium, Neroverdi tampil luar biasa dengan strategi efisien meski hanya menguasai bola 34 persen. Dari delapan tembakan yang dilepaskan, empat di antaranya mengarah tepat ke gawang, dan tiga berhasil berbuah gol. Sementara itu, Atalanta yang tampil lebih dominan secara statistik justru kesulitan menembus pertahanan rapat tim tamu.

Efektivitas permainan inilah yang menjadi kunci kemenangan Sassuolo. Mereka mampu memanfaatkan setiap peluang dengan maksimal, termasuk memanfaatkan kelemahan transisi Atalanta yang terlalu fokus menyerang. Marco Carnesecchi, kiper Atalanta yang sempat dikaitkan dengan Manchester United, dibuat kerepotan oleh tajamnya lini depan Sassuolo malam itu.

Penampilan Solid Jay Idzes Jadi Fondasi Kemenangan

Salah satu sosok penting di balik kemenangan Sassuolo kali ini adalah bek Timnas Indonesia, Jay Idzes. Pemain yang kini menjadi andalan pelatih Fabio Grosso itu tampil disiplin dan sigap mengawal lini belakang. Bahkan di awal laga, Idzes membuat penyelamatan krusial dengan memblokir tembakan berbahaya dari Ademola Lookman pada menit ke-8. Aksi penyelamatan tersebut terbukti menjadi momentum penting yang menjaga mental rekan-rekannya tetap stabil di tengah tekanan tuan rumah.

Berawal dari ketenangan di lini pertahanan, Sassuolo mulai berani keluar menyerang dan berhasil unggul melalui penalti Domenico Berardi pada menit ke-29. Setelah jeda, mereka semakin percaya diri hingga Andrea Pinamonti mencetak dua gol tambahan pada menit ke-47 dan 66. Kerja sama antara Berardi, Thorstvedt, dan Pinamonti menegaskan bahwa Sassuolo kini bukan sekadar tim papan tengah, melainkan kuda hitam yang siap mengejutkan.

Sassuolo Kian Dekat ke Zona Eropa

Kemenangan 3-0 atas Atalanta ini menjadi hasil besar bagi Sassuolo, yang kini naik ke posisi delapan klasemen sementara Serie A dengan 16 poin dari 11 pertandingan. Mereka hanya berjarak tiga poin dari Juventus di posisi keenam—batas terakhir untuk tampil di kompetisi Eropa. Peluang tim asuhan Grosso untuk menembus zona tersebut kini terbuka lebar jika mampu mempertahankan konsistensi permainan.

Sementara itu, Jay Idzes bakal mendapat waktu istirahat yang cukup panjang. Pasalnya, Timnas Indonesia tidak memiliki jadwal pertandingan pada jeda internasional bulan November setelah tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026. Waktu ini bisa dimanfaatkan Idzes untuk memulihkan kebugaran dan mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya melawan Pisa SC pada 25 November mendatang. Dengan performa solidnya di lini belakang, sang bek kini menjadi simbol ketenangan dan profesionalisme di skuad Neroverdi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *