Kasus DBD Awal Juli 2024 Mencapai 21 Kasus, Tertinggi di Wilayah Balikpapan Kota

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mencatat sebanyak 21 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Balikpapan sejak awal Juli 2024.

Untuk kasus DBD tertinggi terjadi di wilayah Kecamatan Balikpapan Kota dengan jumlah 6 kasus, Balikpapan Tengah 5 kasus. Kemudian, Balikpapan Utara 4 kasus, Balikpapan Selatan 4 Kasus. Lalu, Balikpapan Barat 2 Kasus, dan Balikpapan Timur 0 kasus.

“Awal Juli 2024, kasus DBD di Balikpapan mencapai 21 kasus, dan tertinggi di wilayah Balikpapan Kota dengan jumlah 6 kasus. Namun, untuk sementara tidak ditemukan kasus kematian akibat DBD,” kata Kepala DKK Balikpapan Alwiati, Senin (8/7/2024).

Meski begitu, lanjut Alwiati DKK Balikpapan meminta agar warga selalu waspada bahaya DBD ditengah musim penghujan seperti saat ini. Sebab adanya genangan air akan membuat nyamuk berkembang biak

Ia mengimbau, kepada masyarakat untuk selalu menjalankan Gerakan 3M (Menguras, Mengubur, dan Menutup). Kemudian menggalakkan kembali kerja bakti massal di masing-masing RT.

“Kami juga meminta warga menjalankan program kelambu air yang juga merupakan salah satu cara untuk menuntaskan masalah jentik, terlebih warga kerap menampung air,” tuturnya.

Dia menjelaskan, bahwa dengan penggunaan kelambu air, nyamuk tidak bisa masuk ke tempat penampungan air, dan tidak bisa berkembang biak.

“Artinya jangan sampai kita lengah, dengan berkurangnya angka kasus DBD. Hal ini karena cuaca di Balikpapan tak menentu,” ujarnya.

Sementara itu, dengan adanya vaksin DBD untuk di Wilayah Balikpapan Utara dan Balikpapan Tengah, sejauh ini membuahkan hasil yang cukup signifikan pada pengurangan kasus DBD.

“Kami masih menunggu kesiapan anggaran untuk pelaksanaan vaksin DBD di kecamatan lainnya,” pungkasnya. (Djo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *