Lintasbalikpapan.com – Timnas Prancis menutup fase Grup I Piala Dunia 2026 dengan hasil yang sangat meyakinkan. Menghadapi Norwegia, Les Bleus tampil dominan dan meraih kemenangan telak 4-1. Hasil tersebut bukan hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga memastikan mereka finis di puncak klasemen grup.
Sorotan utama pertandingan tentu tertuju kepada Ousmane Dembele. Penyerang sayap yang tampil sejak menit pertama itu menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak tiga gol dalam satu babak. Kecepatan, penyelesaian akhir, dan pergerakannya membuat lini pertahanan Norwegia kesulitan sepanjang pertandingan.
Prancis langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal di bunyikan. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil ketika Dembele membuka keunggulan pada menit ketujuh. Gol tersebut menjadi awal dari dominasi tim asuhan Didier Deschamps.
Tak membutuhkan waktu lama, Dembele kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-20. Meski Norwegia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Thelo Aasgard hanya berselang satu menit, Prancis tetap mampu mengendalikan permainan. Sebelum turun minum, Dembele kembali mencetak gol ketiganya dan menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1.
Norwegia Kehilangan Momentum Meski Mendapat Peluang Emas
Memasuki babak kedua, pelatih Stale Solbaken mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan melakukan beberapa pergantian pemain, terutama di sektor pertahanan. Perubahan tersebut sempat memberikan harapan ketika Norwegia memperoleh hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di area terlarang.
Jorgen Strand Larsen dipercaya sebagai eksekutor karena absennya Erling Haaland. Sayangnya, kesempatan emas itu gagal dimanfaatkan. Tendangan penalti Larsen berhasil di baca dengan sempurna oleh Mike Maignan yang melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan timnya.
Kegagalan penalti tersebut menjadi titik balik yang membuat mental para pemain Norwegia semakin menurun. Absennya sejumlah pemain inti seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, Antonio Nusa, Sander Berge, hingga penjaga gawang Orjan Nyland terlihat memberikan pengaruh besar terhadap keseimbangan permainan mereka.
Di sisi lain, Prancis memilih bermain lebih tenang setelah unggul dua gol. Meski intensitas serangan sedikit menurun, mereka tetap mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya. Kylian Mbappe hampir menambah keunggulan, tetapi tembakannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Norwegia juga sempat berusaha bangkit lewat aksi Oscar Bobb. Namun beberapa peluang yang diciptakannya berhasil dipatahkan lini pertahanan Prancis maupun penyelamatan gemilang Maignan yang tampil solid sepanjang laga.
Kemenangan Meyakinkan Prancis Jadi Modal Berharga Menuju Fase Gugur
Saat pertandingan memasuki masa injury time, Prancis kembali menunjukkan efektivitas serangannya. Berawal dari umpan matang Bradley Barcola, Desire Doue sukses menanduk bola ke gawang Norwegia dan mengubah skor menjadi 4-1.
Gol tersebut sekaligus menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan bagi Prancis. Selain memperlihatkan kualitas lini serang yang tajam, laga ini juga menjadi bukti kedalaman skuad Les Bleus yang mampu menjaga konsistensi permainan hingga menit akhir.
Keberhasilan menjadi juara Grup I memberikan keuntungan tersendiri bagi Prancis menjelang babak 32 besar. Mereka datang ke fase gugur dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyapu laga terakhir dengan performa impresif.
Sementara itu, Norwegia tetap berhak melaju sebagai runner-up grup. Meski mengalami kekalahan cukup telak, mereka masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa di babak selanjutnya. Tantangan terbesar tentu adalah mengembalikan para pemain inti agar kekuatan tim kembali maksimal.
Bagi Prancis, kemenangan ini semakin menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar Piala Dunia 2026. Jika mampu mempertahankan konsistensi permainan serta ketajaman para pemain depan, peluang Les Bleus melangkah jauh di turnamen ini terbuka sangat lebar.






