Lintasbalikpapan.com – Ajax menunjukkan mental tim besar saat menghadapi Groningen di semifinal playoff perebutan tiket Europa Conference League 2026/2027. Bermain di Kraas Stadion Volendam, Jumat dini hari WIB, Maarten Paes dkk menang dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini terasa penting karena menjadi penentu langkah mereka menuju partai final playoff. Sebagai tim yang finis di posisi kelima Eredivisie musim 2025/2026, Ajax memang lebih diunggulkan dibanding Groningen yang berada di peringkat kesembilan klasemen akhir.
Sejak menit awal, Ajax langsung mengambil kendali permainan. Tempo cepat dan pola serangan agresif membuat Groningen kesulitan mengembangkan permainan. Gol pembuka akhirnya lahir di menit ke-24 lewat Davy Klaassen.
Berawal dari umpan matang Mika Godts, Klaassen sukses menanduk bola ke gawang Groningen tanpa mampu dihentikan kiper Etienne Vaessen. Gol itu membuat Ajax bermain semakin percaya diri.
Di babak kedua, dominasi Ajax masih berlanjut. Kali ini giliran Jorthy Mokio yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-57. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Ajax dan mengubur harapan Groningen untuk bangkit.
Statistik Membuktikan Ajax Memang Lebih Superior
Jika melihat jalannya pertandingan, kemenangan Ajax memang pantas didapatkan. Mereka tampil jauh lebih dominan hampir di semua aspek permainan. Ajax menguasai bola hingga 62 persen sepanjang laga. Sementara Groningen hanya mampu mencatat 38 persen penguasaan bola. Statistik ini menunjukkan bagaimana Ajax mampu mengontrol ritme pertandingan dari awal hingga akhir.
Tak hanya itu, produktivitas serangan Ajax juga jauh lebih efektif. Mereka melepaskan 12 percobaan tembakan, sedangkan Groningen hanya lima kali mencoba mengancam gawang lawan.
Pergerakan para pemain Ajax di area pertahanan Groningen juga sangat aktif. Tercatat mereka melakukan 22 sentuhan di kotak penalti lawan, hampir dua kali lipat dibanding Groningen yang hanya 12 kali masuk ke area berbahaya Ajax.
Permainan cepat dari sisi sayap dan kemampuan membangun serangan dari lini tengah menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Ajax. Kombinasi pemain muda dan senior terlihat semakin solid menjelang partai final nanti.
Kemenangan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Ajax masih memiliki kualitas untuk bersaing di kompetisi Eropa musim depan, meski perjalanan mereka di Eredivisie musim ini tidak selalu berjalan mulus.
Maarten Paes Jadi Tembok Kokoh Ajax
Selain para pencetak gol, sosok Maarten Paes juga layak mendapat perhatian khusus. Kiper Timnas Indonesia tersebut kembali menunjukkan performa stabil di bawah mistar Ajax. Meski Groningen tidak terlalu banyak menciptakan peluang, Paes tetap tampil fokus sepanjang pertandingan. Ia berhasil menjaga gawangnya tetap clean sheet dan beberapa kali membaca arah serangan lawan dengan baik.
Dalam laga ini, Paes mencatatkan 63 sentuhan bola, satu penyelamatan penting, 18 recoveries, serta dua kali sapuan yang membantu lini pertahanan Ajax tetap aman. Catatan clean sheet ini menjadi yang keenam bagi Maarten Paes sepanjang musim 2025/2026. Sebelumnya, ia juga sudah mencatat lima clean sheet di kompetisi reguler Eredivisie.
Konsistensi Paes menjadi nilai tambah besar untuk Ajax, terutama menjelang laga final playoff melawan Utrecht. Apalagi pertandingan final nanti akan digelar di Johan Cruyff ArenA, markas kebanggaan Ajax.
Dengan performa yang semakin stabil, peluang Ajax untuk mengamankan tiket ke Europa Conference League musim depan kini terbuka lebar. Dukungan suporter di kandang sendiri juga bisa menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan Oscar Garcia untuk menutup musim dengan hasil manis.






