Lintasbalikpapan.com – Laga lanjutan Super League yang mempertemukan Malut United melawan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa malam (28/4), berubah menjadi panggung dominasi total. Pertandingan yang sempat tertunda akibat hujan deras ini justru berakhir dengan skor mencolok 7-0 untuk kemenangan Malut United.
Meski kickoff mundur hampir satu jam karena genangan air di lapangan, hal tersebut tidak mengurangi intensitas permainan. Sejak peluit awal dibunyikan, Malut United langsung mengambil alih kendali pertandingan dengan tekanan agresif ke lini pertahanan PSBS.
Awal Ketat, Serangan Tanpa Henti Malut United
Babak pertama sebenarnya berjalan cukup alot. Yakob dkk mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya melalui lini depan yang diisi pemain-pemain berpengalaman seperti David da Silva dan Ciro Alves. Namun, rapatnya pertahanan PSBS membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol.
Beberapa kesempatan emas sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir masih belum maksimal. Bahkan, gol yang sempat dicetak di penghujung babak pertama harus dianulir karena offside. Di sisi lain, PSBS mencoba mengandalkan serangan balik cepat, namun barisan belakang Malut United tampil disiplin dan mampu meredam ancaman.
Memasuki babak kedua, Malut United tampil jauh lebih efektif. Gol pembuka akhirnya tercipta di menit ke-51 melalui David da Silva yang sigap memanfaatkan bola muntah di depan gawang. Gol ini menjadi titik balik yang membuka keran gol berikutnya.
Hanya dalam hitungan menit, Malut United menambah keunggulan lewat Septian David Maulana dan disusul gol dari Yakob Sayuri. Serangan yang terus mengalir membuat pertahanan PSBS semakin kewalahan.
Tyronne del Pino kemudian memperbesar keunggulan dengan penyelesaian cerdik di dalam kotak penalti. Tak berhenti di situ, David da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan matang dari Yakob.
Menjelang akhir laga, Frets Butuan ikut menyumbang gol, sebelum Septian menutup pesta gol dengan tendangan jarak jauh spektakuler di masa injury time. Skor akhir 7-0 menjadi bukti nyata dominasi Yakob dkk sepanjang pertandingan.
Dampak Besar di Klasemen
Kemenangan telak ini bukan sekadar tiga poin bagi Malut United. Tambahan poin membawa mereka kembali naik ke posisi empat besar klasemen dengan koleksi 49 poin. Ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka masih sangat kompetitif dalam perebutan papan atas.
Sebaliknya, kekalahan ini semakin memperburuk posisi PSBS Biak yang masih terpuruk di dasar klasemen. Dengan hanya mengoleksi 18 poin, mereka harus segera berbenah jika ingin keluar dari zona terbawah.
Performa impresif Yakob dkk dalam laga ini menunjukkan konsistensi dan kedalaman skuad yang patut di perhitungkan. Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi salah satu kandidat kuat di fase akhir kompetisi.






