Lintasbalikpapan.com – Persib Bandung langsung mendapat ujian berat saat memulai kiprahnya di ASEAN Club Championship 2026. Maung Bandung dijadwalkan bertandang ke Stadion Thammasat, Thailand, untuk menghadapi Port FC pada Kamis, 8 Oktober 2026. Pertandingan ini terasa berbeda karena jarak waktunya sangat dekat dengan final FIFA ASEAN Cup 2026. Beberapa pemain yang baru saja bertarung membawa nama negaranya kini harus kembali fokus membela klub.
Bagi Persib, kemenangan menjadi target penting. Selain membuka kompetisi dengan hasil positif, tiga poin di kandang lawan juga bisa meningkatkan kepercayaan diri skuad besutan Igor Tolic dalam persaingan antarklub Asia Tenggara.
Persib Bandung Punya Modal Persiapan, Tapi Adaptasi Jadi Kunci
Persib sebenarnya memiliki waktu sekitar dua pekan untuk mempersiapkan pertandingan setelah laga terakhir sebelum jeda internasional. Periode tersebut tentu bisa dimanfaatkan untuk membenahi strategi dan menjaga kondisi pemain. Masalahnya, tidak semua pemain menjalani masa jeda dengan aktivitas yang sama. Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen baru saja menyelesaikan perjalanan panjang bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Keduanya bahkan menjadi bagian dari pertandingan final melawan Thailand pada 5 Oktober 2026. Indonesia berhasil keluar sebagai juara setelah melewati pertandingan dramatis yang berakhir 2-2 dan dilanjutkan kemenangan 4-2 melalui adu penalti.
Karena itu, tantangan Igor bukan hanya soal taktik. Pelatih Persib juga harus memastikan pemain yang baru kembali dari tim nasional bisa segera mengembalikan fokus dan ritme bersama klub.
Port FC Bukan Lawan yang Asing bagi Pemain Persib
Menariknya, Persib tidak akan menghadapi Port FC dengan situasi yang sepenuhnya baru. Ada pengalaman dari level tim nasional yang bisa menjadi bekal tersendiri. Port FC memiliki delapan pemain yang sebelumnya memperkuat Thailand di FIFA ASEAN Cup. Mereka adalah Teerasak Poeiphimai, Suphanan Bureerat, Manuel Bihr, Peeradol Chamrasamee, Seksan Ratree, Jude Soonsup-Bell, Akkratum, dan Chaiyaphon Otton.
Tidak semuanya tampil pada final menghadapi Indonesia. Namun, keberadaan mereka membuat pertandingan di Stadion Thammasat seperti kelanjutan dari rivalitas yang baru saja terjadi di panggung internasional. Di sisi lain, Persib juga punya Thom Haye dan Ragnar. Artinya, sejumlah pemain sudah memiliki gambaran mengenai karakter dan kualitas lawan.
Bukan Sekadar Debut, Persib Butuh Sinyal Serius
Laga melawan Port FC seharusnya tidak dipandang sebagai pertandingan pembuka biasa. Hasilnya bisa menjadi gambaran awal seberapa siap Persib bersaing di level Asia Tenggara. Kondisi fisik pemain, kemampuan beradaptasi setelah agenda internasional, serta efektivitas strategi Igor Tolic bakal menjadi perhatian utama.
Justru di sinilah menariknya duel tersebut. Rivalitas Indonesia dan Thailand yang baru saja berlangsung di level tim nasional kini berpindah ke kompetisi klub. Persib tentu ingin cerita di level klub berakhir berbeda dari sekadar nostalgia final. Jika mampu membawa pulang kemenangan dari Thailand, Maung Bandung akan mendapatkan modal penting untuk melanjutkan perjalanan di ASEAN Club Championship 2026.






