Lintasbalikpapan.com – Kevin Diks mendapat kepercayaan baru bersama Timnas Indonesia. Bek berusia 29 tahun tersebut ditunjuk sebagai kapten untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026, menggantikan Jay Idzes yang harus menepi karena cedera.
Penunjukan Kevin Diks kapten Timnas Indonesia tentu menarik perhatian. Pasalnya, ban kapten sebelumnya juga sempat di kenakan Rizky Ridho ketika Skuad Garuda menjalani laga melawan Oman dan Mozambik pada Juni 2026. Namun, keputusan pelatih John Herdman kali ini menunjukkan bahwa pengalaman memimpin Diks dinilai bisa menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia.
Kevin Diks Punya Pengalaman Memimpin di Level Klub
Menjadi kapten bukan sekadar soal mengenakan ban di lengan. Ada tanggung jawab untuk menjaga komunikasi, membantu rekan setim tetap fokus, sekaligus menjadi salah satu pemain yang bisa di andalkan ketika situasi pertandingan mulai sulit.
Dari sisi pengalaman, Kevin bukan pemain yang benar-benar asing dengan tanggung jawab tersebut. Ia pernah di percaya menjadi kapten FC Kopenhagen selama periode bermainnya di klub Denmark tersebut pada 2021 hingga 2025. Pengalaman itu menjadi salah satu bekal penting ketika sekarang dirinya dipercaya sebagai kapten Timnas Indonesia.
Kevin sendiri menyambut penunjukan tersebut dengan positif. Ia menganggap kesempatan itu sebagai sebuah kehormatan, terlebih karena absennya Jay Idzes membuat sejumlah pemain harus mengambil tanggung jawab lebih besar. Buat Diks, situasi ini bukan tentang menggantikan sosok Idzes sepenuhnya. Ia justru melihat kondisi tersebut sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi lebih besar kepada tim.
Jay Idzes Absen, Rizky Ridho Tak Lagi Jadi Kapten
Cedera membuat Jay Idzes kembali harus melewatkan agenda bersama Timnas Indonesia. Sebelumnya, masalah yang sama juga membuatnya absen dalam dua FIFA Matchday berturut-turut. Saat Indonesia meraih kemenangan 3-0 atas Oman dan 1-0 kontra Mozambik pada Juni 2026, ban kapten berada di lengan Rizky Ridho.
Menariknya, Herdman kini memilih Kevin sebagai pemimpin di lapangan untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan ini membuat komposisi kepemimpinan di skuad Garuda kembali berubah. Meski begitu, Ridho tetap masuk dalam skuad. Artinya, Timnas Indonesia masih memiliki beberapa pemain yang sudah terbiasa mengambil tanggung jawab besar di dalam maupun luar lapangan.
Kehadiran beberapa sosok berpengalaman ini bisa menjadi modal penting, terutama ketika pertandingan berlangsung dalam tekanan tinggi.
Latihan Perdana Jadi Langkah Awal Diks sebagai Kapten
Setelah di percaya menjadi kapten, Kevin langsung bergabung dalam latihan perdana Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta Pusat, pada Selasa, 22 September 2026. Sesi tersebut menjadi awal persiapan Skuad Garuda menuju FIFA ASEAN Cup 2026. Diks menggambarkan latihan perdana sebagai sesi yang intens dan berjalan dengan baik.
Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Kevin untuk mulai membangun chemistry dengan rekan-rekannya dalam peran barunya. Menariknya, tantangan seorang kapten tidak berhenti ketika pertandingan di mulai. Justru komunikasi selama persiapan, latihan, hingga pertandingan menjadi bagian penting dari tugas tersebut.
Dengan pengalaman di level klub dan kepercayaan yang di berikan Herdman, Kevin kini memiliki tanggung jawab tambahan di Timnas Indonesia. Publik tentu akan menantikan bagaimana menjalankan peran tersebut ketika kompetisi FIFA ASEAN Cup 2026 benar-benar dimulai.Jadi Kapten Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026, Ini Kata Kevin Diks












