Lintasbalikpapan.com – Timnas Putri Indonesia kembali menunjukkan perkembangan yang menjanjikan di Piala AFF Wanita 2026. Garuda Pertiwi berhasil mengamankan tempat di partai final setelah menundukkan Singapura dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga semifinal yang berlangsung di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia.
Kemenangan ini terasa spesial karena Indonesia mampu membalas hasil kurang memuaskan saat menghadapi lawan yang sama pada FIFA Matchday beberapa waktu lalu. Di bawah arahan pelatih Satoru Mochizuki, permainan Timnas Putri terlihat lebih matang, tenang, dan disiplin dalam membangun serangan.
Sejak menit awal, Indonesia tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik. Meski Singapura memilih bertahan rapat sambil mengandalkan serangan balik, Garuda Pertiwi tetap konsisten mencari celah. Beberapa peluang sempat tercipta melalui Estella Loupatty dan Felicia De Zeeuw, tetapi penyelesaian akhir masih belum mampu mengubah papan skor pada babak pertama.
Gea Yumanda dan Remini Rumbewas Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Indonesia terus menekan pertahanan Singapura, sementara penampilan gemilang kiper Izairida Shakira sempat membuat berbagai peluang gagal menjadi gol. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-68. Gea Yumanda berhasil memanfaatkan kesempatan dengan baik untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Gol tersebut menjadi titik balik yang meningkatkan kepercayaan diri seluruh pemain.
Tak lama kemudian, Sheva Imut sebenarnya sempat mencetak gol kedua. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside. Meski begitu, semangat Garuda Pertiwi tidak surut. Hanya berselang beberapa menit, Remini Rumbewas sukses menyambut situasi sepak pojok yang dikirim Felicia De Zeeuw dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Indonesia mampu menjaga keunggulan tanpa memberikan banyak ruang bagi Singapura untuk bangkit.
Peluang Pertahankan Gelar Piala AFF Wanita dan Tiket ke Level Regional
Keberhasilan melaju ke final membuka peluang besar bagi Timnas Putri Indonesia untuk mempertahankan status juara Piala AFF Wanita. Dua tahun sebelumnya, Garuda Pertiwi berhasil mengangkat trofi setelah memenangkan laga final, sehingga kini mereka memiliki kesempatan mencatatkan prestasi beruntun.
Di partai puncak nanti, Indonesia akan menghadapi Laos yang lebih dulu memastikan tempat di final usai mengalahkan Kamboja dengan skor tipis 1-0. Duel tersebut diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama tampil konsisten sepanjang turnamen.
Lebih dari sekadar perebutan gelar, keberhasilan mencapai final juga menghadirkan keuntungan besar bagi sepak bola putri Indonesia. Garuda Pertiwi resmi mengamankan tiket menuju ASEAN Women’s Championship 2027, sebuah pencapaian yang menjadi bukti meningkatnya kualitas tim dalam beberapa tahun terakhir.
Jika mampu mempertahankan performa disiplin, efektif memanfaatkan peluang, dan menjaga konsistensi permainan, Timnas Putri Indonesia memiliki peluang besar untuk kembali membawa pulang trofi sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola putri di kawasan Asia Tenggara.






