Lintasbalikpapan.com – Persija Jakarta kembali membuat gebrakan di bursa transfer dengan mengamankan tanda tangan Pratama Arhan. Bek kiri berusia 24 tahun tersebut resmi menjadi bagian dari Macan Kemayoran setelah menyepakati kontrak berdurasi tiga musim. Kehadirannya menjadi salah satu transfer paling menarik menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2026.
Bagi Persija, perekrutan Arhan bukan sekadar menambah pemain di sektor pertahanan. Tim ibu kota mendapatkan sosok yang memiliki karakter bermain agresif, stamina tinggi, serta kemampuan membantu serangan dari sisi kiri. Salah satu kelebihan yang sudah sangat dikenal adalah lemparan ke dalam jarak jauhnya yang sering menciptakan peluang berbahaya.
Di sepak bola modern, situasi bola mati sering menjadi pembeda hasil pertandingan. Karena itu, kemampuan spesial yang di miliki Arhan bisa menjadi senjata tambahan yang memberi keuntungan bagi Persija ketika menghadapi lawan dengan pertahanan rapat.
Transfer ini juga menunjukkan bahwa Persija serius membangun skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi persaingan Liga 1. Dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman, Macan Kemayoran tampaknya ingin kembali bersaing di papan atas.
Pengalaman Bermain di Luar Negeri Jadi Nilai Tambah Pratama Arhan
Sebelum kembali ke Indonesia, perjalanan karier Pratama Arhan cukup menarik. Setelah meninggalkan PSIS Semarang pada 2022, ia memilih mengembangkan kemampuan di kompetisi luar negeri.
Beberapa klub yang pernah di perkuatnya antara lain Tokyo Verdy di Jepang, Suwon FC di Korea Selatan, hingga Bangkok United di Thailand. Pengalaman bermain di tiga negara berbeda tentu memberikan banyak pelajaran, baik dari segi disiplin, kecepatan permainan, maupun pemahaman taktik.
Meski sempat mengalami cedera lutut kanan saat membela Bangkok United dan akhirnya berpisah dengan klub tersebut pada Juni 2026, kualitas Arhan tetap mendapat kepercayaan dari Persija.
Kembalinya Arhan ke Liga Indonesia bukan berarti langkah mundur. Sebaliknya, ini bisa menjadi momentum untuk membuktikan bahwa pengalaman internasional yang di milikinya mampu memberikan dampak positif bagi kompetisi domestik.
Selain meningkatkan kualitas pertahanan, Arhan juga di harapkan menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia yang ingin meniti karier hingga ke luar negeri.
Persija Makin Serius Bangun Skuad Impian Bersama Shin Tae-yong
Kedatangan Pratama Arhan menjadi rekrutan ketiga Persija di bawah arahan pelatih anyar Shin Tae-yong. Sebelumnya, klub juga telah mendatangkan Victor Dethan dari PSM Makassar serta kiper Aqil Savik dari Bhayangkara Presisi.
Menariknya, Arhan mengaku sangat antusias bergabung dengan Persija. Baginya, kembali bermain di Indonesia sekaligus bekerja sama lagi dengan pelatih yang sudah dikenalnya menjadi kesempatan yang sangat berarti.
Dari sudut pandang strategi, transfer ini bukan hanya soal nama besar. Persija tampaknya sedang membangun tim yang memiliki keseimbangan antara kualitas individu, pengalaman internasional, dan karakter bermain yang sesuai dengan filosofi Shin Tae-yong.
Apabila kondisi fisiknya kembali optimal pasca cedera, Arhan berpotensi menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Liga 1 musim ini. Kecepatan, kemampuan overlap, umpan silang, hingga lemparan jarak jauhnya dapat menjadi variasi serangan yang sulit diantisipasi lawan.
Kini, harapan besar berada di pundak Arhan. Para pendukung Persija tentu menantikan kontribusinya untuk membawa Macan Kemayoran kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar juara. Jika mampu tampil konsisten, transfer ini bukan hanya menguntungkan Persija, tetapi juga menjadi kabar baik bagi perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.












