Lintasbalikpapan.com – Setiap generasi sepak bola selalu memiliki pemain hebat. Namun, hanya sedikit yang mampu mengubah sejarah dengan cara yang konsisten seperti Lionel Messi. Di Piala Dunia 2026, kapten Timnas Argentina itu kembali menunjukkan bahwa usianya bukanlah penghalang untuk tetap menjadi pembeda di lapangan.
Dalam pertandingan dramatis melawan Tanjung Verde, Argentina harus bekerja keras hingga akhirnya menang dengan skor 3-2. Laga yang berlangsung sengit selama 120 menit tersebut menjadi panggung lain bagi Messi untuk kembali menunjukkan kualitasnya.
La Pulga sukses mencetak satu gol penting pada babak pertama. Tak hanya itu, sepak pojok yang dilepaskannya juga berujung gol bunuh diri pemain lawan, Diney, yang membuat kontribusinya semakin terasa sepanjang pertandingan.
Penampilan luar biasa tersebut membuat FIFA memberikan penghargaan Man of the Match, sementara Sofascore menempatkannya sebagai pemain dengan rating tertinggi, yakni 9,5. Statistik itu menjadi bukti bahwa pengaruh Messi jauh melampaui sekadar angka gol.
Rekor Demi Rekor Terus Bertambah, Lionel Messi Sulit Disamai
Gol ke gawang Tanjung Verde ternyata bukan sekadar menambah koleksi pribadi. Gol tersebut menjadi gol ketujuh Messi di Piala Dunia 2026 sekaligus mengantarkannya memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen tahun ini.
Ia kini berada di depan Kylian Mbappe yang telah mengoleksi enam gol, sementara Erling Haaland membuntuti dengan lima gol. Persaingan memang masih terbuka, tetapi pengalaman dan konsistensi Messi membuat peluangnya mempertahankan posisi tersebut semakin besar.
Yang lebih menarik adalah catatan sejarah yang berhasil ia pecahkan. Messi menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Rekor ini menunjukkan bahwa dirinya mampu tampil menentukan dalam berbagai situasi, baik saat fase grup maupun babak gugur.
Tak berhenti di situ, Messi juga menjadi pemain pertama sejak 1966 yang mampu mencetak gol dalam lima pertandingan fase gugur Piala Dunia secara berturut-turut. Prestasi tersebut memperlihatkan mental juara yang selalu muncul ketika pertandingan memasuki fase paling krusial.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa konsistensi sering kali lebih berharga daripada sekadar penampilan spektakuler dalam satu pertandingan. Messi terus hadir sebagai solusi ketika Argentina benar-benar membutuhkannya.
Koleksi 20 Gol Jadi Warisan Besar Messi di Piala Dunia
Dengan tambahan satu gol tersebut, Lionel Messi kini resmi mengoleksi 20 gol sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia sejak debut pada edisi 2006. Angka itu menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen paling bergengsi di dunia. Berikut daftar top skor sepanjang masa Piala Dunia:
- Lionel Messi (Argentina): 20 gol
- Kylian Mbappe (Prancis): 18 gol
- Miroslav Klose (Jerman): 16 gol
- Ronaldo Nazario (Brasil): 15 gol
- Gerd Muller (Jerman Barat): 14 gol
Menariknya, perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 masih belum berakhir. Artinya, peluang Messi untuk menambah koleksi golnya masih sangat terbuka. Jika terus tampil hingga partai final, bukan tidak mungkin jaraknya dengan para pesaing akan semakin jauh.
Lebih dari sekadar memecahkan rekor, Messi sedang membangun warisan yang mungkin akan sulit diulang dalam waktu dekat. Di era ketika sepak bola semakin kompetitif, menjaga performa selama hampir dua dekade di level tertinggi merupakan pencapaian yang luar biasa.
Apapun hasil Argentina nanti, satu hal sudah pasti. Lionel Messi tidak hanya dikenang sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, tetapi juga sebagai sosok yang berhasil menulis ulang sejarah Piala Dunia dengan cara yang elegan, konsisten, dan penuh inspirasi.









