Lintasbalikpapan.com – Bursa transfer selalu menghadirkan banyak spekulasi, termasuk soal masa depan Maxwell Souza. Setelah namanya beberapa kali dikaitkan dengan Persib Bandung, banyak penggemar sepak bola Indonesia yang penasaran ke mana striker asal Brasil tersebut akan melanjutkan kariernya.
Jawabannya ternyata cukup mengejutkan. Alih-alih tetap berkarier di Indonesia atau menerima tantangan baru di Asia, Maxwell justru memilih pulang ke negara asalnya. Penyerang berusia 31 tahun itu resmi di perkenalkan sebagai pemain Operario Ferroviario Esporte Clube, klub yang berlaga di Campeonato Brasileiro Serie B atau kasta kedua Liga Brasil musim 2026.
Dalam pernyataan perdananya setelah diumumkan, Maxwell mengaku sangat bahagia bisa kembali mengenakan seragam klub yang pernah dibelanya.
“Saya kembali ke rumah saya. Begitulah yang saya rasakan,” ungkap Maxwell, menunjukkan bahwa keputusan ini bukan hanya soal karier, tetapi juga faktor emosional. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai rumor yang sempat mengaitkannya dengan sejumlah klub Indonesia, termasuk Persib Bandung.
Maxwell Souza Meninggalkan Persija dengan Status Top Scorer
Meski hanya satu musim berseragam Persija Jakarta, kontribusi Maxwell sebenarnya tidak bisa di pandang sebelah mata. Ia berhasil mencatatkan 16 gol dan empat assist dalam 31 pertandingan sepanjang BRI Super League 2025/2026.
Catatan tersebut membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak Persija pada musim lalu. Dari sisi statistik, performanya termasuk salah satu yang paling konsisten di lini depan Macan Kemayoran.
Namun, sepak bola tidak hanya berbicara soal angka. Dalam beberapa laga terakhir, Maxwell juga sempat mendapat sorotan karena dianggap terlalu sering mengambil keputusan sendiri saat menyerang. Penilaian tersebut memunculkan anggapan bahwa gaya bermainnya terlalu individualistis sehingga memengaruhi dinamika permainan tim.
Meski demikian, tidak sedikit pula yang menilai kritik tersebut merupakan konsekuensi dari besarnya ekspektasi terhadap seorang striker utama. Sebab, penyerang memang di tuntut berani mengambil risiko demi menciptakan peluang mencetak gol.
Pada akhirnya, Persija dan Maxwell sepakat mengakhiri kerja sama setelah kompetisi berakhir. Keputusan itu membuka jalan bagi kedua belah pihak untuk memulai lembaran baru.
Reuni dengan Klub Lama, Kesempatan Menulis Cerita Baru
Kepulangan Maxwell ke Operario Ferroviario sebenarnya bukan sekadar transfer biasa. Klub berjuluk Parana’s Black & White tersebut pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya pada periode 2024. Karena sudah mengenal lingkungan klub, proses adaptasi di perkirakan akan berlangsung lebih cepat di bandingkan jika ia bergabung dengan tim baru. Operario pun menyambut kembalinya Maxwell dengan optimisme tinggi.
Dalam pengumuman resminya, klub menyoroti performa impresif Maxwell bersama Persija yang menghasilkan 16 gol dan empat assist. Mereka percaya sang penyerang sedang berada dalam salah satu fase terbaik sepanjang karier profesionalnya.
Bagi Maxwell sendiri, kepulangan ini bisa menjadi momentum untuk kembali menunjukkan kualitasnya di sepak bola Brasil. Pengalaman bermain di Indonesia telah memperkaya mental dan gaya permainannya, sehingga ia diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar pada musim ini.
Sementara bagi penggemar sepak bola Indonesia, kepergian Maxwell menjadi penutup kisah seorang striker yang sempat menghadirkan banyak momen menarik di BRI Super League. Kini, tantangan baru telah menantinya di Brasil, dengan harapan bisa kembali menulis cerita sukses bersama Operario Ferroviario.












