Lintasbalikpapan.com – Nama Lionel Messi kembali menjadi sorotan dunia sepak bola. Kapten Timnas Argentina tersebut sukses menorehkan pencapaian baru yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah.
Pada pertandingan kedua Grup J Piala Dunia 2026 menghadapi Austria, Senin (22/6/2026), Messi mencetak satu gol yang sangat berarti. Bukan sekadar membantu Argentina, gol tersebut membuat koleksi golnya di putaran final Piala Dunia mencapai 17 gol.
Jumlah tersebut membuat pemain berjuluk La Pulga itu resmi melampaui catatan legenda Jerman, Miroslav Klose, yang sebelumnya berada di posisi teratas dengan torehan 16 gol.
Pencapaian ini menjadi momen bersejarah karena rekor Klose selama bertahun-tahun di anggap sangat sulit untuk di sentuh. Kini, Messi berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Perjalanan Menuju Rekor Tidak Berjalan Mudah
Momen bersejarah itu ternyata tidak hadir dengan mudah. Di awal pertandingan, Argentina memperoleh hadiah penalti yang berpotensi langsung mengantarkan Messi mencatatkan rekor baru. Namun, tendangan sang megabintang justru melenceng dari sasaran.
Kesempatan lain kembali hadir beberapa menit kemudian. Messi yang berhadapan satu lawan satu dengan kiper Austria, Alexander Schlager, mencoba melepaskan tembakan cungkil. Sayangnya, upaya tersebut masih mampu di baca dengan baik oleh penjaga gawang lawan.
Meski gagal memanfaatkan dua peluang emas, pemain berusia 39 tahun itu tidak kehilangan ketenangannya. Argentina terus membangun serangan hingga akhirnya peluang yang di nantikan datang.
Berawal dari kerja sama Thiago Almada dan Facundo Medina di sisi kiri, bola kemudian di arahkan kepada Messi yang bergerak dari lini kedua. Dengan ciri khasnya, sang kapten melepaskan tendangan kaki kiri ke sudut bawah gawang yang tidak mampu di jangkau Schlager.
Gol tersebut langsung disambut gemuruh para pendukung Argentina di stadion. Tidak hanya membawa keunggulan bagi Albiceleste, tetapi juga menjadi penanda lahirnya rekor baru dalam sejarah sepak bola dunia.
Semakin Menguatkan Status Lionel Messi Sebagai GOAT
Catatan terbaru ini melengkapi serangkaian prestasi yang sudah diraih Lionel Messi sepanjang kariernya. Sebelumnya, pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Aljazair, pemain Inter Miami tersebut tampil luar biasa dengan mencetak hattrick yang membuat jumlah golnya menyamai rekor Miroslav Klose.
Hanya dalam satu pertandingan berikutnya, Messi berhasil melampaui pencapaian tersebut dan menciptakan sejarah baru. Prestasi ini semakin memperkaya kisah suksesnya di Piala Dunia. Pada edisi 2022 di Qatar, Messi sukses mengantar Argentina meraih gelar juara dunia sekaligus mendapatkan penghargaan pemain terbaik turnamen.
Tak heran jika pencapaian terbaru ini kembali memanaskan perdebatan mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa. Nama Messi selama ini kerap disejajarkan dengan Diego Maradona, Pele, hingga Cristiano Ronaldo.
Kini, dengan predikat sebagai top skor sepanjang sejarah Piala Dunia, warisan yang ditinggalkan Messi semakin sulit untuk ditandingi. Bahkan di usia 39 tahun, ia masih mampu menunjukkan kualitas luar biasa dan membuktikan bahwa panggung terbesar sepak bola dunia selalu menjadi tempatnya menciptakan sejarah.
Rekor demi rekor terus tercipta, dan Lionel Messi sekali lagi membuktikan bahwa perjalanan kariernya belum berhenti memberikan kejutan bagi para pencinta sepak bola di seluruh dunia.











