Hasil Real Madrid Vs Oviedo 2-0: El Real Tampil Garang Hajar Tim Papan Bawah!

Lintasbalikpapan.comReal Madrid menutup perjalanan mereka di Liga Spanyol musim 2025/2026 dengan kemenangan nyaman 2-0 atas Real Oviedo. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Santiago Bernabeu, Los Blancos tampil dominan sejak menit awal hingga akhir pertandingan.

Walau hasil laga ini sudah tidak memengaruhi posisi kedua tim di klasemen, Madrid tetap menunjukkan mentalitas juara. Mereka tetap bermain serius meski sudah dipastikan finis sebagai runner-up di bawah Barcelona. Sementara itu, Real Oviedo datang dengan status tim juru kunci yang sudah dipastikan terdegradasi ke divisi bawah.

Dua gol kemenangan Madrid dicetak oleh Gonzalo Garcia dan Jude Bellingham. Kemenangan ini sekaligus menjadi penutup yang cukup positif bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti setelah gagal mempertahankan gelar liga musim ini.

Dominasi Real Madrid Sudah Terlihat Sejak Awal Laga

Sejak peluit pertama dibunyikan, Real Madrid langsung mengambil alih permainan. Penguasaan bola mereka begitu dominan dan membuat Oviedo lebih banyak bertahan di area sendiri. Peluang pertama hadir lewat Franco Mastantuono yang mencoba mengancam melalui tembakan keras. Namun, kiper Oviedo Aaron Escandell masih mampu membaca arah bola dengan baik.

Tidak lama kemudian, Trent Alexander-Arnold ikut mencoba peruntungannya melalui sepakan jarak jauh. Tembakan pemain asal Inggris itu hanya melenceng tipis di sisi gawang.

Madrid terus menekan tanpa memberi ruang bagi Oviedo untuk berkembang. Brahim Diaz juga hampir membuka keunggulan setelah melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Lagi-lagi Escandell tampil cukup solid di bawah mistar.

Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum. Berawal dari pressing tinggi yang dilakukan lini depan Madrid, bola berhasil direbut di area pertahanan lawan. Brahim Diaz dengan cerdas memberikan umpan pendek kepada Gonzalo Garcia di dalam kotak penalti.

Tanpa banyak sentuhan, Garcia langsung melepaskan tendangan akurat ke pojok gawang dan membawa Madrid unggul 1-0 di menit ke-44. Gol tersebut membuat suasana stadion semakin hidup. Pendukung Madrid terlihat puas melihat tim kesayangannya tetap tampil agresif meski kompetisi praktis sudah selesai bagi mereka.

Jude Bellingham Kembali Jadi Pembeda

Masuk ke babak kedua, Real Madrid tidak menurunkan tempo permainan. Mereka tetap menyerang dan berusaha menambah keunggulan agar pertandingan semakin aman. Oviedo sebenarnya mencoba sesekali keluar menyerang, tetapi mereka kesulitan menghadapi rapatnya lini tengah Madrid. Kombinasi pressing dan distribusi bola cepat membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang bersih.

Di sisi lain, Madrid terus mendapatkan kesempatan emas. Alvaro Carreas hampir menggandakan skor setelah menerima umpan matang di sisi kiri serangan. Sayangnya, Aaron Escandell kembali menjadi penyelamat bagi Oviedo.

Kylian Mbappe yang tampil cukup aktif juga mendapat peluang emas pada menit ke-76. Namun, sepakannya masih mampu diblok pemain bertahan lawan sebelum mengarah tepat ke gawang.

Gol kedua yang di tunggu akhirnya datang pada menit ke-80. Jude Bellingham menunjukkan kualitas individunya saat menusuk ke dalam kotak penalti dengan penuh percaya diri. Gelandang asal Inggris itu lalu melepaskan tendangan mendatar yang gagal di hentikan Escandell.

Gol tersebut semakin menegaskan peran penting Bellingham sepanjang musim ini. Meski Madrid gagal menjadi juara, performa pemain muda itu tetap menjadi salah satu sorotan terbesar di skuad Los Blancos. Bellingham bukan hanya aktif membantu serangan, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan permainan di lini tengah. Tidak heran jika dirinya terus menjadi andalan Madrid dalam berbagai pertandingan penting.

Real Oviedo Berjuang, Tapi Tak Mampu Membalas

Di tengah dominasi Madrid, Real Oviedo sebenarnya sempat memberikan ancaman menjelang akhir pertandingan. Haissem Hassan melepaskan tendangan keras yang cukup berbahaya ke arah gawang. Namun, Thibaut Courtois menunjukkan refleks kelas dunia dengan terbang menepis bola keluar dari area berbahaya. Aksi tersebut memastikan Madrid tetap menjaga clean sheet hingga laga selesai.

Oviedo memang tampil cukup disiplin dalam beberapa momen, tetapi kualitas permainan mereka masih kalah jauh di bandingkan Madrid. Musim yang berat akhirnya harus di tutup dengan kenyataan pahit berupa degradasi.

Sementara bagi Real Madrid, kemenangan ini menjadi penutup yang cukup menghibur bagi para fans. Walaupun gagal mengangkat trofi Liga Spanyol, mereka tetap memperlihatkan kualitas sebagai salah satu klub terbaik di Eropa.

Dengan hasil ini, Real Madrid menutup musim dengan koleksi 80 poin di posisi kedua klasemen. Sedangkan Real Oviedo harus puas berada di dasar klasemen dengan 29 poin.

Musim depan tentu akan menjadi tantangan baru bagi kedua tim. Madrid di pastikan akan kembali memburu gelar juara, sementara Oviedo harus bekerja keras untuk bangkit dan mencoba kembali ke kasta tertinggi sepak bola Spanyol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *