Lintasbalikpapan.com – Perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026 resmi berakhir dengan hasil yang kurang memuaskan. Pada pertandingan terakhir Grup B yang berlangsung Rabu dini hari WIB, skuad Garuda Asia harus mengakui keunggulan Jepang U-17 dengan skor 1-3. Sehingga Timnas jadi juru kunci klasemen grup B.
Jepang tampil lebih dominan sejak awal pertandingan. Ryoma Tsuneyoshi membuka keunggulan Samurai Biru pada menit ke-28 sebelum Takeshi Wada menggandakan skor di babak kedua. Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Peres Tjoe pada menit ke-70, namun Arata Okamoto memastikan kemenangan Jepang beberapa menit kemudian.
Kekalahan ini membuat Indonesia gagal menjaga peluang lolos ke babak perempatfinal. Padahal, kemenangan di laga pembuka melawan China sempat memberikan harapan besar bagi publik sepak bola Tanah Air.
Sementara itu, Jepang sukses menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup dengan tiga kemenangan. Penampilan konsisten mereka membuat Jepang layak keluar sebagai juara Grup B sekaligus menjadi salah satu kandidat kuat juara turnamen.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17 2026
Berikut klasemen akhir Grup B Piala Asia U-17 2026:
| Posisi | Tim | Main | Poin | Selisih Gol |
| 1 | Jepang U-17 | 3 | 9 | +5 |
| 2 | China U-17 | 3 | 3 | 0 |
| 3 | Qatar U-17 | 3 | 3 | -2 |
| 4 | Indonesia U-17 | 3 | 3 | -3 |
Meski sama-sama mengoleksi tiga poin dengan China dan Qatar, Timnas Indonesia U-17 kalah dalam produktivitas dan selisih gol. Hal tersebut membuat Garuda Asia harus puas berada di posisi juru kunci grup.
Dengan hasil ini, Jepang U-17 dan China U-17 resmi melaju ke babak perempatfinal Piala Asia U-17 2026. Selain itu, kedua tim juga memastikan tiket tampil di Piala Dunia U-17 2026.
Evaluasi Besar untuk Garuda Asia
Kegagalan lolos dari fase grup jelas menjadi pekerjaan rumah besar bagi Timnas Indonesia U-17. Apalagi target awal tim adalah menembus perempatfinal dan mengamankan tiket menuju Piala Dunia U-17 2026.
Sebenarnya, Indonesia memulai turnamen dengan cukup menjanjikan setelah menang tipis 1-0 atas China U-17. Namun performa tim menurun di dua pertandingan berikutnya. Kekalahan dari Qatar dan Jepang membuat langkah Garuda Asia terhenti lebih cepat.
Hasil ini juga memutus catatan positif Indonesia yang sebelumnya selalu tampil di dua edisi terakhir Piala Dunia U-17. Karena itu, evaluasi dari sisi permainan, mental bertanding, hingga pembinaan pemain muda menjadi hal yang sangat penting dilakukan.
PSSI kini dihadapkan pada tantangan baru untuk membangun generasi berikutnya. Nama pelatih asal Portugal, David Nascimento, mulai disebut sebagai kandidat yang akan memimpin Timnas Indonesia U-17 ke depan.
Publik tentu berharap regenerasi pemain muda bisa berjalan lebih baik agar Indonesia kembali bersaing di level Asia dan mampu lolos ke Piala Dunia U-17 2027.












