Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan menegaskan fokus utama program kerja tahun 2026 adalah menjaga ketersediaan pasokan pangan serta kelancaran distribusi, khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama distributor pangan, guna memastikan kebutuhan bahan pokok masyarakat tetap tercukupi.
“Fokus kami pada tahun 2026 adalah bagaimana memastikan ketersediaan pasokan, khususnya komoditas pangan, serta kelancaran distribusinya. Koordinasi dengan para distributor terus kami lakukan agar pasokan aman, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Haemusri kepada wartawan, Selasa (13/1/2026)
Menurutnya, dengan waktu yang masih tersedia sebelum Ramadan, persiapan yang dilakukan saat ini dinilai cukup. Disdag Balikpapan telah melakukan sinkronisasi program dan kegiatan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok.
“Saat ini kami sudah melakukan sinkronisasi program bersama TPID menjelang puasa dan Idul Fitri, sehingga langkah pengendalian inflasi bisa dilakukan lebih awal,” jelasnya.
Sebagai upaya meringankan beban masyarakat, Disdag Balikpapan juga akan menyelenggarakan pasar murah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyediakan kebutuhan pokok rumah tangga dengan harga terjangkau.
“Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan akan menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok,” kata Haemusri.
Dia menambahkan, pasar murah rencananya akan dilaksanakan sebelum bulan Ramadan dan menyasar enam kecamatan di Kota Balikpapan. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Rencananya pasar murah dilaksanakan sebelum Ramadan di enam kecamatan, supaya kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkasnya. (yud)












