Lintasbalikpapan.com – Sassuolo kembali menunjukkan identitasnya sebagai klub yang bukan hanya pintar bermain di lapangan, tetapi juga jeli membaca peluang bisnis. Kehadiran Jay Idzes dan Tarik Muharemovic musim ini menjadi contoh nyata bagaimana strategi rekrutmen yang tepat bisa menghasilkan keuntungan berlipat. Dengan total biaya transfer “hanya” 11 juta euro, Sassuolo sukses membangun fondasi pertahanan yang solid sekaligus aset bernilai tinggi di pasar transfer.
Menariknya, status Sassuolo sebagai tim promosi tidak membuat mereka bermain aman secara berlebihan. Justru sebaliknya, manajemen berani berinvestasi pada dua bek tengah muda dengan potensi besar. Hasilnya bukan hanya stabilitas permainan, tetapi juga lonjakan valuasi yang membuat banyak klub elite Serie A mulai melirik.
Duet Jay Idzes – Muharemovic: Bukan Sekadar Bek, Tapi Aset Masa Depan
Jay Idzes dan Tarik Muharemovic bukan tipikal pemain bertahan yang hanya fokus membuang bola. Keduanya tampil tenang, disiplin, dan mampu membaca permainan dengan baik. Di bawah arahan Fabio Grosso, duet ini berkembang menjadi tulang punggung tim, terutama saat menghadapi lawan-lawan dengan intensitas tinggi.
Nilai pasar mereka yang melonjak tajam mencerminkan performa di lapangan. Jay Idzes kini dinilai sebagai bek modern dengan kemampuan distribusi bola yang rapi, sementara Muharemovic dikenal agresif, berani duel, dan konsisten menjaga area pertahanan. Kombinasi karakter ini membuat Sassuolo mampu bersaing di papan tengah Serie A 2025/2026, sebuah pencapaian penting bagi tim promosi.
Lebih dari itu, kekompakan di luar lapangan juga menjadi faktor penting. Komunikasi intens dan rasa saling percaya membuat lini belakang Sassuolo tampil solid. Hal-hal seperti inilah yang sering luput dari statistik, tetapi sangat menentukan stabilitas tim sepanjang musim.
Bursa Transfer Memanas, Sassuolo di Posisi Menguntungkan
Ketika nama Jay Idzes dikaitkan dengan AC Milan dan Tarik Muharemovic dirumorkan masuk radar Inter Milan, posisi Sassuolo justru semakin kuat. Mereka tidak berada dalam tekanan untuk menjual, tetapi punya kendali penuh atas aset yang nilainya terus meningkat. Inilah keuntungan memiliki sporting project yang jelas sejak awal.
Jika Sassuolo memilih mempertahankan keduanya hingga akhir musim, performa konsisten bisa mendongkrak valuasi lebih tinggi lagi. Sebaliknya, jika dilepas di waktu yang tepat, potensi cuan besar sudah menanti. Media Italia bahkan menyebut duet ini bisa bernilai hingga 40 juta euro, angka yang sangat signifikan bagi klub dengan model bisnis seperti Sassuolo.
Bagi Sassuolo, Jay Idzes dan Tarik Muharemovic bukan sekadar pemain bertahan. Mereka adalah simbol keberhasilan strategi klub: membangun tim kompetitif, memberi panggung bagi pemain muda, dan menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan. Di tengah kerasnya persaingan Serie A, langkah cerdas ini bisa menjadi pembeda besar dalam perjalanan jangka panjang I Neroverdi.






