Lintasbalikpapan.com – Laga Super League pekan ke-14 mempertemukan Borneo FC vs Bali United di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 30 November 2025, pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dinanti karena Borneo FC yang berada di puncak klasemen akan menghadapi Bali United yang sedang mengalami tren negatif. Bagi tuan rumah, ini adalah momen pembuktian untuk mempertahankan rekor belum terkalahkan mereka. Sementara Bali United harus bangkit dari tren buruk agar tidak semakin tertinggal di papan klasemen.
Tren Buruk Bali United dan Tantangan Berat di Samarinda
Bali United datang ke Samarinda dengan modal yang kurang meyakinkan. Tim asuhan Johnny Jansen belum pernah meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir, dengan rincian dua kali kalah dan dua kali imbang. Kemenangan terakhir mereka tercatat saat melawan Persijap Jepara pada Oktober lalu.
Bahkan laga terakhir menghadapi Persis Solo, tim degradasi, hanya berakhir imbang. Tren buruk ini jelas menjadi perhatian serius, karena Borneo FC saat ini tengah berada di puncak klasemen dengan 11 kemenangan beruntun. Situasi ini membuat laga nanti menjadi tantangan besar bagi Bali United, yang harus tampil maksimal untuk menembus pertahanan solid Pesut Etam.
Borneo FC: Manfaatkan “Pemain ke-12” untuk Pertahanan Tak Terkalahkan
Salah satu faktor penting yang bisa menentukan hasil pertandingan adalah dukungan suporter. Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa kehadiran penonton bisa menjadi pembeda. “Sekarang kita ada satu pertandingan lawan Bali. Apa bedanya kita main di sini? Bedanya kita main lawan 11 orang, sementara kita 12,” ujar Lefundes.
Keberadaan “pemain ke-12” ini diharapkan dapat menjaga momentum kemenangan beruntun Borneo FC dan memberikan tekanan psikologis pada Bali United. Meski begitu, pelatih Johnny Jansen tetap optimistis timnya akan tampil maksimal dan berusaha meraih hasil terbaik. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit, dengan kedua tim berjuang untuk meraih poin penting di klasemen Super League.






