Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – PT Pegadaian Area Balikpapan memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan menghadirkan beragam program apresiasi bagi nasabah setia. Mengusung tema “Menggemaskan Indonesia”, kegiatan ini berlangsung serentak di seluruh kantor cabang dengan suasana hangat penuh keakraban.
Vice President PT Pegadaian Area Balikpapan, Tomy Djoko Tri Rahardjo, mengatakan Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
“Bagi Pegadaian, nasabah adalah segalanya. Perayaan ini bukan sekadar acara tahunan, tapi pengingat bahwa kami harus terus menghadirkan layanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).
Pada kesempatan ini, Pegadaian memberikan hadiah spesial berupa voucher senilai Rp50 ribu kepada tiga pelanggan pertama di setiap cabang. Voucher tersebut dapat digunakan langsung untuk top up tabungan emas atau potongan cicilan. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp1 juta untuk area Balikpapan.
“Voucher bisa langsung ditukarkan di kasir, jadi saldo tabungan emas pelanggan otomatis bertambah saat itu juga,” jelas Tomy.
Selain itu, seluruh cabang juga menggelar kegiatan “Sapa Pelanggan”, yakni membagikan kue dan minuman ringan kepada nasabah yang datang. Hal ini menjadi simbol keramahan Pegadaian dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga penuh sentuhan kekeluargaan.
Tidak berhenti di situ, Tomy menegaskan bahwa Pegadaian terus mendorong transformasi digital agar layanan semakin relevan, terutama bagi generasi muda. Melalui aplikasi Pegadaian Digital Service, masyarakat kini dapat menabung emas lebih praktis, bahkan menukar emas batangan menjadi saldo tabungan emas.
“Khusus Balikpapan, kami ditunjuk sebagai salah satu kota layanan Bank Emas di luar Pulau Jawa. Jadi masyarakat bisa langsung membawa emas batangan untuk dikonversi ke tabungan emas. Bulan September ini, aplikasi digital kami juga akan diperbarui agar semakin mudah digunakan,” terangnya.
Dengan beragam inovasi dan layanan tersebut, Pegadaian berharap kehadirannya tidak hanya dipandang sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra terpercaya dan sahabat masyarakat dalam merencanakan masa depan.
“Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan Pegadaian. Bukan sekadar tempat bertransaksi, tetapi rumah yang memberi solusi keuangan sekaligus edukasi,” pungkas Tomy. (*)






