Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Ketua baru Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Balikpapan, Adam Dustin Bhakti, menyiapkan langkah-langkah strategis meningkatkan daya saing pengusaha lokal demi meraih peluang di Ibu Kota Negara (IKN).
Adam menyebut strateginya dengan jargon 3SI. Terdiri dari edukasi, relasi dan aksi. Edukasi merupakan upaya meningkatkan wawasan kewirausahaan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), termasuk pengusaha baru.
Bahkan di bawah kepemimpinannya, HIPMI Balikpapan akan berupaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan hingga ke kalangan pelajar.
“Kami berencana mengedukasi pelajar SMA/SMK. Programnya HIPMI putih abu-abu,” sebutnya usai terpilih aklamasi sebagai Ketua periode 2024-2027 dalam Muscab IX HIPMI Balikpapan, Minggu (21/7/2024).
Selanjutnya, Adam akan membawa HIPMI Balikpapan untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan pemerintah kota, provinsi hingga pusat. Langkah yang disebut relasi ini menuntut HIPMI Balikpapan untuk mampu menjadi mitra pemerintah dalam membangun perekonomian.
“Bisa menjadi mitra strategis, memberi sumbangsih berupa gagasan dan ide hingga implementasi bersama membangun perekonomian daerah,” tambahnya.
Program SI terakhir yakni aksi yang ditujukan sebagai langkah nyata menciptakan iklim usaha yang berdaya saing.
Menilik kehadiran IKN, Adam sendiri meyakini, bahwa pengusaha lokal saat ini cukup mampu bersaing dengan pengusaha luar daerah bahkan asing. Hanya saja, ia tak menampik bahwa peluang bagi para pengusaha lokal untuk berkolaborasi di ibu kota baru belum begitu terbuka luas.
“Makanya diperlukan langkah-langkah tadi itu, bagaimana pengusaha perlu memiliki wawasan, memperluas relasi hingga mengimplementasi kemampuannya,” jelas Adam.
Posisi Balikpapan kini semakin strategis setelah menjadi kota penyangga IKN. Peluang tersebut harus betul-betul dimanfaatkan dengan baik oleh para pengusaha lokal untuk mendorong perekonomian daerah yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Rom)












