Atasi Keterbatasan Air Baku, PTMB Lakukan Rekayasa Distribusi Air Bersih, Catat Jadwalnya !!

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Dalam mengatasi keterbatasan air baku di Kota Balikpapan, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) melakukan langkah proaktif, yakni menerapkan rekayasa distribusi air bersih.

Tentu saja upaya tersebut untuk memastikan pembagian air bersih merata dan adil kepada seluruh pelanggan, terutama bagi pelanggan yang selama ini jarang mendapatkan pasokan air bersih.

Apalagi, keterbatasan air baku di Balikpapan saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi PTMB dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakat.

Untuk itu, PTMB berinisiatif melakukan rekayasa distribusi air bersih dengan sistem buka tutup valve untuk area-area tertentu.

Berikut rencana rekayasa distribusi air bersih yang akan dilakukan PTMB.

  1. Pelanggan wilayah IPAM Kampung Damai akan mengalami giliran pelayanan air bersih dengan pola tiga hari mengalir dan tiga hari tidak mengalir.
  2. Pelanggan wilayah IPAM Teritip akan mengalami giliran pelayanan air bersih dengan pola dua hari mengalir dan dua hari tidak mengalir.

UPAYA BERKELANJUTAN ATASI KETERBATASAN AIR BAKU
PTMB tidak hanya fokus rekayasa distribusi, namun juga terus berupaya mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan keterbatasan air baku. Beberapa langkah yang dilakukan PTMB antara lain:

  1. Koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk menambah persediaan air baku.
  2. Merencanakan pengadaan IPAM Mobile untuk mendistribusikan air bersih untuk wilayah yang sulit dijangkau jaringan pipa.
  3. Mempercepat proyek SPAM Regional dari intake Mahakam untuk meningkatkan ketersediaan air baku secara signifikan.

“Terkait itu, kami mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menyiapkan air cadangan selama periode rekayasa distribusi air bersih.

Dan yang terpenting, menghemat air dan menggunakannya secara bijak,” kata Direktur Utama (Dirut) PTMB Yudhi Sabaruddin dalam siaran pers yang disampaikan, Minggu (5/5/2024).

Lebih dari itu, Yudhi, sapaan akrabnya mengimbau pelanggan agar melaporkan apabila terjadi kebocoran atau gangguan distribusi air melalui DM atau layanan pengaduan PTMB yang tersedia.

“PTMB berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan air bersih kepada seluruh pelanggan di Kota Balikpapan. Rekayasa distribusi air bersih ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *