Lintasbalikpapan.com – Persebaya Surabaya menunjukkan performa luar biasa saat menghadapi Semen Padang dalam lanjutan pekan ke-33 Super League. Bermain di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat sore WIB, Bajul Ijo tampil sangat dominan dan sukses menghancurkan tuan rumah dengan skor mencolok 7-0.
Kemenangan besar ini menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di penghujung musim. Tidak hanya memperlihatkan ketajaman lini depan, Persebaya juga tampil disiplin sejak awal laga hingga peluit akhir berbunyi.
Persebaya Surabaya Langsung Tancap Gas Sejak Babak Pertama
Tim tamu tidak membutuhkan waktu lama untuk mengontrol permainan. Persebaya tampil agresif sejak menit awal dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui aksi Rivera. Gol bermula dari penetrasi Raickovic ke kotak penalti sebelum memberikan umpan matang yang sukses diselesaikan dengan tenang.
Empat menit berselang, Persebaya kembali membuat pendukung Semen Padang terdiam. Kali ini giliran Catur Pamungkas yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan serangan balik cepat yang sulit dihentikan lini pertahanan lawan.
Semen Padang sebenarnya sempat memberikan perlawanan menjelang turun minum. Guillermo berhasil mencetak gol, namun wasit menganulirnya karena posisi offside lebih dulu terjadi. Keputusan tersebut membuat tuan rumah gagal memperkecil ketertinggalan di babak pertama.
Skor 2-0 menutup paruh pertama pertandingan, tetapi tekanan dari Persebaya ternyata belum berhenti sampai di situ.
Babak Kedua Jadi Mimpi Buruk untuk Semen Padang
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung kembali menekan. Baru empat menit laga berjalan, Bruno sukses mencetak gol ketiga yang semakin membuat mental pemain tuan rumah menurun. Situasi semakin sulit bagi Semen Padang setelah Ade Kristiano menerima kartu kuning kedua pada menit ke-60. Bermain dengan 10 pemain membuat pertahanan mereka semakin mudah ditembus.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh Persebaya. Raickovic menambah gol pada menit ke-63 lewat sontekan jarak dekat di depan gawang. Tidak lama kemudian, Bruno Paraiba ikut memperbesar keunggulan lewat eksekusi penalti yang gagal di baca penjaga gawang.
Pesta gol Bajul Ijo berlanjut ketika Bruno kembali mencetak gol keduanya di menit ke-73. Penyelesaian dingin striker asal Brasil itu membuat skor berubah menjadi 6-0.
Belum puas sampai di sana, Bruno Paraiba akhirnya menutup malam sempurnanya lewat gol ketiga pada masa injury time. Sundulan pelannya sempat mengenai tiang sebelum masuk ke gawang Semen Padang. Hattrick tersebut sekaligus menjadi penampilan terbaik Bruno musim ini.
Kemenangan Besar yang Berdampak pada Klasemen
Hasil telak ini membawa Persebaya Surabaya naik ke posisi empat besar klasemen sementara Super League dengan koleksi 55 poin dari 33 pertandingan. Tambahan tiga poin membuat peluang mereka menutup musim di papan atas semakin terbuka.
Selain itu, kemenangan besar ini juga memperlihatkan bahwa lini serang Persebaya sedang berada dalam performa terbaik. Kombinasi permainan cepat, umpan terukur, dan penyelesaian akhir yang efektif menjadi faktor utama keberhasilan mereka membobol gawang lawan hingga tujuh kali.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Semen Padang. Mereka masih tertahan di peringkat ke-17 dengan 20 poin dan berada dalam tekanan besar jelang akhir musim. Evaluasi menyeluruh jelas diperlukan jika ingin bangkit dari situasi sulit ini.
Laga ini bukan sekadar kemenangan biasa bagi Persebaya. Skor mencolok 7-0 menjadi bukti bahwa Bajul Ijo sedang menunjukkan mental kuat dan kualitas permainan yang semakin matang menjelang penutupan kompetisi musim ini.






