Semen Padang Dipermalukan Persijap 2-0 Dikandangnya Tanpa Ampun!

Lintasbalikpapan.com – Pertandingan pekan ke-28 Super League 2025/2026 menghadirkan kejutan saat Semen Padang harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor 0-2. Bermain di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/4), tim tuan rumah justru tampil di bawah tekanan sepanjang laga.

Sejak awal pertandingan, Semen Padang mencoba mengambil inisiatif serangan. Instruksi pelatih untuk bermain agresif terlihat jelas, namun justru membuka celah di lini pertahanan. Persijap yang datang sebagai tim tamu mampu memanfaatkan situasi ini dengan permainan yang lebih disiplin dan efektif.

Alih-alih mendominasi, Semen Padang justru kesulitan keluar dari tekanan. Selama setengah jam pertama, ritme permainan dikuasai oleh tim tamu yang tampil lebih tenang dan terorganisir.

Efektivitas Persijap Jadi Pembeda di Babak Pertama

Kunci kemenangan Persijap Jepara terletak pada efektivitas mereka dalam memanfaatkan peluang. Meski tidak selalu menguasai bola, setiap serangan yang dibangun terlihat berbahaya.

Gol pembuka lahir pada menit ke-37 melalui skema serangan rapi. Rendi Saepul sukses menuntaskan umpan matang dari Carlos Franca, yang sejak awal tampil impresif sebagai motor serangan.

Tak berhenti di situ, Persijap menggandakan keunggulan menjelang turun minum. Pelanggaran di dalam kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih, dan Carlos Henrique Franca dengan tenang mengeksekusi penalti menjadi gol kedua.

Dua gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Semen Padang, yang tampak kehilangan arah permainan setelah tertinggal.

Serangan Tak Berbuah Hasil, Semen Padang Kian Tertekan di Klasemen

Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit dengan mengandalkan serangan dari sisi sayap. Strategi ini sempat menciptakan beberapa peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap tidak berubah.

Di sisi lain, Persijap menunjukkan pertahanan yang solid dan disiplin. Lini belakang mereka mampu meredam berbagai percobaan serangan, bahkan sesekali melancarkan serangan balik cepat yang cukup merepotkan tuan rumah.

Memasuki 15 menit akhir pertandingan, tempo permainan meningkat dengan aksi saling serang dari kedua tim. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Hasil ini memberikan dampak signifikan bagi kedua tim di papan klasemen. Persijap Jepara berhasil menjauh dari zona degradasi dan kini menempati posisi ke-13 dengan raihan 28 poin. Sebaliknya, Semen Padang semakin terpuruk dan masih tertahan di zona merah.

Kekalahan ini menjadi alarm serius bagi Semen Padang untuk segera melakukan evaluasi, terutama dalam hal konsistensi permainan dan ketajaman lini depan. Jika tidak segera berbenah, peluang bertahan di kasta tertinggi semakin sulit diraih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *