Prancis Kalahkan Kolombia 3-1, Doue Tampil Gila dengan Dua Golnya!

Lintasbalikpapan.com – Tim nasional Prancis kembali memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia setelah mengalahkan Kolombia dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga uji coba internasional. Kemenangan ini bukan sekadar hasil biasa, tetapi menjadi indikator penting kesiapan skuad asuhan Didier Deschamps menjelang turnamen akbar Piala Dunia 2026.

Bermain di Northwest Stadium, Maryland, Prancis tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka mampu mengontrol tempo permainan dan memanfaatkan peluang dengan efisien. Gol pembuka lahir dari aksi Desire Doue pada menit ke-29 melalui tembakan jarak jauh yang sempat mengenai pemain bertahan lawan sebelum masuk ke gawang Kolombia.

Keunggulan tersebut semakin memperkuat mental para pemain Prancis. Mereka tidak hanya unggul secara skor, tetapi juga dalam penguasaan bola dan kreativitas serangan. Ini menjadi sinyal bahwa Les Bleus sedang berada dalam performa terbaiknya.

Kombinasi Lini Serang Prancis yang Semakin Solid

Salah satu kunci kemenangan Prancis dalam laga ini adalah solidnya kerja sama antar pemain di lini depan. Gol kedua yang dicetak oleh Marcus Thuram menjadi bukti nyata bagaimana koordinasi tim berjalan dengan sangat baik.

Berawal dari umpan silang Maghnes Akliouche, Thuram sukses menanduk bola dengan presisi dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sebelum turun minum. Kombinasi serangan dari sisi sayap hingga penyelesaian akhir terlihat semakin matang.

Di babak kedua, dominasi Prancis belum mereda. Serangan balik cepat yang melibatkan Rayan Cherki kembali membuka ruang bagi tim untuk mencetak gol. Thuram yang kembali berperan penting mengirimkan umpan matang kepada Doue yang berhasil mencetak gol keduanya di laga ini.

Kehadiran pemain muda dengan kreativitas tinggi memberikan dimensi baru dalam permainan Prancis. Mereka tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga energi dan kecepatan dari generasi baru.

Evaluasi Kolombia dan Gambaran Grup Piala Dunia

Di sisi lain, Kolombia sebenarnya tidak tampil buruk. Mereka mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Jaminton Campaz pada menit ke-77 setelah memanfaatkan umpan dari Jefferson Lerma. Gol ini menunjukkan bahwa Kolombia masih memiliki potensi ancaman, terutama dalam situasi serangan cepat.

Namun secara keseluruhan, Kolombia masih perlu meningkatkan konsistensi permainan jika ingin bersaing di level tertinggi. Pertahanan yang kurang disiplin dan transisi yang lambat menjadi pekerjaan rumah utama mereka.

Menjelang Piala Dunia 2026, kedua tim sudah mengetahui peta persaingan di fase grup. Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal, Norwegia, dan pemenang antara Irak atau Bolivia. Sementara Kolombia berada di Grup K bersama Uzbekistan, Portugal, serta pemenang antara RD Kongo dan Jamaika.

Melihat performa terkini, Prancis jelas memiliki peluang besar untuk melangkah jauh. Dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman, serta strategi matang dari Deschamps, Les Bleus tampak siap kembali menjadi kekuatan dominan di panggung dunia.

Kemenangan atas Kolombia ini menjadi lebih dari sekadar hasil uji coba. Ini adalah pesan tegas bahwa Prancis datang ke Piala Dunia 2026 bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai penantang serius gelar juara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed