Brace Alex Martins Antar Dewa United Amankan Tiga Poin dari Borneo FC!

Lintasbalikpapan.com – Kemenangan yang diraih Dewa United atas Borneo FC bukan sekadar tambahan tiga poin. Bermain di Stadion Indomilk Arena, tim tuan rumah menunjukkan peningkatan kepercayaan diri sekaligus konsistensi permainan.

Sejak awal laga, Dewa United terlihat lebih berani mengambil inisiatif serangan. Pendekatan ini menjadi pembeda dibanding beberapa pertandingan sebelumnya yang cenderung berhati-hati. Hasilnya terlihat pada menit ke-21 ketika umpan matang dari Vico Duarte berhasil dimaksimalkan oleh Alex Martins menjadi gol pembuka.

Gol tersebut tidak hanya mengubah skor, tetapi juga ritme pertandingan. Dewa United semakin agresif, sementara Borneo FC mulai kehilangan kestabilan lini pertahanan. Hanya empat menit berselang, kombinasi yang sama kembali menghasilkan gol kedua. Skema ini memperlihatkan bahwa kerja sama lini depan Dewa United sedang berada dalam performa terbaiknya.

Respons Borneo FC dan Pertarungan Taktik Babak Kedua

Meski tertinggal dua gol, Borneo FC tidak tinggal diam. Mereka mencoba merespons melalui permainan direct dan memanfaatkan bola mati. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-33 saat Komang Teguh mencetak gol yang menghidupkan kembali harapan tim tamu.

Memasuki babak kedua, pola permainan berubah cukup drastis. Borneo FC tampil lebih menekan dengan intensitas serangan tinggi. Mereka mencoba menguasai lini tengah dan memaksa Dewa United bertahan lebih dalam. Namun, solidnya penampilan kiper Sonny Stevens menjadi faktor penting yang menggagalkan beberapa peluang.

Di sisi lain, pelatih Jan Olde Riekerink tampak memilih pendekatan pragmatis. Dewa United tidak lagi terlalu memaksakan penguasaan bola, tetapi fokus pada transisi cepat dan menjaga struktur pertahanan. Strategi ini terbukti efektif karena Borneo FC kesulitan menciptakan peluang bersih hingga peluit akhir.

Dampak Kemenangan Dewa United bagi Persaingan Klasemen Liga

Hasil pertandingan ini memberi dorongan besar bagi posisi Dewa United di papan klasemen. Tambahan poin membuat mereka naik ke papan tengah dan membuka peluang memperbaiki posisi di sisa musim. Bagi tim yang sebelumnya sempat inkonsisten, kemenangan beruntun seperti ini bisa menjadi titik balik mental.

Sebaliknya, bagi Borneo FC, kekalahan ini cukup merugikan dalam perburuan gelar. Mereka tetap berada di papan atas, namun jarak dengan pemuncak klasemen, yaitu Persib, menjadi semakin terasa. Dalam kompetisi yang ketat, kehilangan poin di laga tandang seperti ini bisa berpengaruh besar pada akhir musim.

Jika melihat performa terbaru, Dewa mulai menunjukkan identitas permainan yang lebih jelas: transisi cepat, penyelesaian klinis, serta keberanian menyerang sejak awal laga. Bila konsistensi ini terjaga, mereka berpotensi menjadi tim kuda hitam yang merepotkan klub papan atas di pertandingan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *