Duel Panas di JIS! Persija Jakarta Incar Kemenangan atas PSM Meski Tanpa Rizky Ridho!

Lintasbalikpapan.com – Laga kandang kembali menjadi momentum krusial bagi Persija Jakarta saat menjamu PSM Makassar di Jakarta International Stadium pada pekan ke-22 BRI Super League musim 2025/2026. Pertandingan ini bukan sekadar duel biasa, melainkan ajang pembuktian sekaligus kesempatan membalas kekalahan pada putaran pertama.

Bermain di kandang sendiri jelas memberi keuntungan psikologis. Dukungan suporter di tribun JIS kerap menjadi energi tambahan bagi Macan Kemayoran. Situasi ini diharapkan mampu mendorong pemain tampil lebih agresif sejak menit awal, terutama karena persaingan klasemen musim ini semakin ketat. Bagi Persija, kemenangan bukan hanya soal gengsi. Tiga poin di laga ini penting untuk menjaga peluang finis di papan atas dan tetap bersaing dalam jalur perebutan posisi terbaik hingga akhir musim.

Evaluasi Tim: Fokus pada Pertahanan dan Keseimbangan Lini Tengah

Pelatih Mauricio Souza memanfaatkan waktu sepekan terakhir untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Fokus utama tertuju pada lini belakang yang sempat kehilangan konsentrasi di beberapa pertandingan sebelumnya.

Koordinasi antarbek kini di perketat agar tidak mudah ditembus dalam situasi transisi cepat. Selain itu, sektor tengah juga mendapat perhatian khusus. Persija ingin memastikan distribusi bola lebih rapi sehingga ritme permainan dapat dikontrol sejak fase build-up.

Di lini depan, latihan di fokuskan pada penyelesaian akhir. Tim pelatih menilai efektivitas menjadi kunci, karena dalam beberapa laga sebelumnya Persija cukup sering menciptakan peluang tetapi gagal memaksimalkannya. Jika aspek finishing membaik, potensi kemenangan akan meningkat signifikan.

Atmosfer ruang ganti pun dilaporkan dalam kondisi positif. Kepercayaan diri pemain terjaga, dan semangat untuk bangkit dari hasil sebelumnya terlihat cukup kuat menjelang pertandingan penting ini.

Tantangan Cedera dan Absennya Pilar Penting Persija Jakarta

Meski tampil di kandang, Persija tidak dalam kondisi ideal. Kapten tim Rizky Ridho harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Kehilangan sosok pemimpin di lini belakang tentu menjadi tantangan tersendiri bagi stabilitas pertahanan.

Selain itu, Paulo Ricardo juga di pastikan menepi setelah mengalami cedera saat menghadapi Bali United. Kondisi ini memaksa tim pelatih mempertimbangkan rotasi pemain sejak awal pertandingan.

Situasi semakin kompleks karena Hanif Sjahbandi masih menjalani masa pemulihan dan di perkirakan belum bisa kembali dalam waktu dekat. Absennya beberapa pemain inti membuat kedalaman skuad Persija benar-benar di uji.

Namun Mauricio tetap optimistis. Ia menegaskan bahwa setiap pemain telah di persiapkan untuk menjalankan peran masing-masing. Rotasi bukan dianggap masalah, melainkan peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitasnya.

Pertemuan Persija vs PSM di prediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk menjaga posisi di klasemen, sehingga tempo permainan kemungkinan tinggi sejak awal laga.

Bagi Persija, pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bahwa mereka masih layak di perhitungkan dalam persaingan musim ini. Kemenangan di kandang bukan hanya memberi tambahan poin, tetapi juga dapat meningkatkan moral tim untuk menghadapi laga-laga berikutnya.

Jika mampu memanfaatkan dukungan suporter, memperbaiki koordinasi pertahanan, serta lebih tajam di depan gawang, Persija memiliki peluang besar mengamankan hasil positif. Laga di JIS kali ini pun bisa menjadi titik balik perjalanan Macan Kemayoran menuju fase akhir kompetisi dengan penuh optimisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *