BI Balikpapan Siapkan Rp2 Triliun Uang Layak Edar! Warga Bisa Tukar via Aplikasi PINTAR

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Menyambut Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026, Bank Indonesia bersama perbankan, Pegadaian, dan Perbarindo kembali menghadirkan layanan penukaran uang rupiah melalui program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026.

Mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, program ini secara resmi dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, pada Rabu (18/2/2026) di Kantor Perwakilan BI Balikpapan.

Robi menegaskan bahwa BI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan penukaran uang rupiah agar masyarakat dapat bertransaksi dengan lancar selama Ramadan dan Idulfitri.

“Kami terus mengoptimalkan layanan agar lebih mudah, nyaman, dan merata. Tahun ini penggunaan aplikasi PINTAR dioptimalkan untuk memberikan kepastian layanan dan mengurangi antrean di lokasi penukaran,” ujar Robi.

Optimalkan Aplikasi PINTAR
Pada SERAMBI 2026, layanan penukaran dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR), termasuk untuk akses melalui loket perbankan. Melalui sistem ini, masyarakat dapat memesan jadwal dan lokasi penukaran secara daring, sehingga distribusi layanan lebih tertib dan efisien.

Selain meningkatkan kenyamanan, penggunaan aplikasi PINTAR juga diharapkan mendorong pemerataan distribusi rupiah di tiga wilayah kerja BI Balikpapan, yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Paser.

Sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan, dilakukan pelepasan mobil kas keliling BI dan perbankan yang akan melayani penukaran di sejumlah lokasi strategis di ketiga wilayah tersebut.

Rp2 Triliun Disiapkan, Naik 11 Persen
Dalam pelaksanaan SERAMBI 2026, BI Balikpapan menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp2 triliun. Jumlah ini meningkat 11 persen dibanding periode Ramadan-Idulfitri 2025 yang sebesar Rp1,8 triliun.

Menurut Robi, peningkatan tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di wilayah Balikpapan, PPU, dan Paser, sekaligus menunjukkan komitmen BI dalam memastikan ketersediaan uang rupiah yang memadai, aman, dan berkualitas.

Layanan penukaran tersedia di 213 titik lokasi yang tersebar melalui loket perbankan, Pegadaian, dan Perbarindo. BI juga menyiapkan 26.620 paket penukaran uang rupiah untuk masyarakat.

Periode penukaran dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap pertama pada 18–27 Februari 2026 dan tahap kedua pada 1–15 Maret 2026. Selain itu, layanan kas keliling tematik dan penukaran terpadu juga akan digelar. Pendaftaran melalui aplikasi PINTAR untuk skema lanjutan dibuka mulai 13 Maret 2026.

Dorong Transaksi Digital dan Edukasi Rupiah
Selain memastikan ketersediaan uang tunai, BI juga terus mendorong penggunaan transaksi pembayaran digital melalui mobile banking, internet banking, dan QRIS guna mendukung efisiensi sistem pembayaran.

Sejalan dengan itu, BI mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali keaslian uang melalui metode 3D: Dilihat, Diraba, dan Diterawang, serta merawat uang dengan prinsip 5J—tidak dilipat, dicoret, diremas, distapler, maupun dibasahi.

Bangga Rupiah menegaskan rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. Sementara Paham Rupiah tercermin dari perilaku bijak berbelanja sesuai kebutuhan, membeli produk dalam negeri termasuk UMKM, serta menabung dan berinvestasi.

“Melalui SERAMBI 2026, kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan Idulfitri dengan lancar, sekaligus tetap mendukung stabilitas dan kelancaran sistem pembayaran di daerah,” pungkas Robi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *