Hasil Super League: Persebaya Taklukkan Bali United 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta!

Lintasbalikpapan.com – Kemenangan Persebaya Surabaya atas Bali United bukan sekadar hasil akhir 3-1 di papan skor. Laga pekan ke-20 Super League yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu menjadi gambaran bagaimana Bajul Ijo semakin matang dalam mengelola pertandingan tandang yang selama ini dikenal sulit.

Persebaya tampil disiplin sejak menit awal. Alih-alih bermain terbuka, mereka memilih pendekatan pragmatis dengan menjaga jarak antarlini. Strategi ini terbukti efektif meredam agresivitas Bali United yang mengandalkan penguasaan bola. Gol pembuka dari Mihailo Perovic pada menit ke-26 bukan hanya hasil dari ketajaman individu, tetapi buah dari kesabaran membaca celah pertahanan lawan.

Keunggulan di babak pertama memberi Persebaya modal mental yang kuat. Mereka tidak terburu-buru menambah gol, justru fokus menjaga tempo permainan. Pendekatan ini menunjukkan perubahan karakter tim, dari yang dulu kerap terpancing emosi, kini lebih tenang dan terkontrol saat bermain di bawah tekanan publik lawan.

Efektivitas Lini Tengah Jadi Kunci Kemenangan Persebaya

Masuk babak kedua, Persebaya semakin nyaman memainkan ritme. Peran lini tengah menjadi faktor pembeda. Distribusi bola yang rapi membuat Bali United kesulitan memutus aliran serangan. Gol kedua yang dicetak Alfan Suaib pada menit ke-69 lahir dari skema sederhana namun efektif, memanfaatkan ruang yang mulai terbuka akibat tekanan mental tuan rumah.

Tidak lama berselang, Risto Mitrevski menambah keunggulan lewat situasi bola mati. Gol ini memperlihatkan keunggulan Persebaya dalam memanfaatkan detail kecil, sesuatu yang kerap menentukan hasil di pertandingan ketat. Meski Bali United sempat memperkecil kedudukan di menit akhir, dominasi Persebaya secara keseluruhan tidak terbantahkan.

Kemenangan ini juga menegaskan bahwa Persebaya tak lagi bergantung pada satu pemain bintang. Kontribusi gol datang dari berbagai lini, menandakan keseimbangan tim yang semakin solid. Dengan kolektivitas seperti ini, peluang mereka untuk bersaing di papan atas klasemen semakin terbuka lebar.

Persijap Jepara Menang, Tapi Ancaman Degradasi Masih Nyata

Di pertandingan lain, Persijap Jepara berhasil mengamankan tiga poin penting saat menjamu Madura United. Kemenangan tipis 1-0 memang patut diapresiasi, namun hasil tersebut belum cukup untuk mengangkat mereka dari zona merah. Gol bunuh diri yang menjadi penentu kemenangan menunjukkan bahwa keberuntungan masih memainkan peran besar dalam perjuangan Persijap musim ini.

Meski demikian, kemenangan ini bisa menjadi suntikan moral bagi Persijap untuk menghadapi laga-laga krusial berikutnya. Tantangan terbesar mereka bukan hanya meraih poin, tetapi menjaga konsistensi performa. Dengan selisih poin yang masih tipis, setiap kesalahan kecil bisa berujung fatal dalam persaingan lolos dari degradasi.

Sementara itu, kekalahan Madura United membuat posisi mereka belum sepenuhnya aman. Jarak poin yang tidak terlalu jauh dengan tim papan bawah memaksa mereka untuk lebih waspada di pekan-pekan selanjutnya. Super League musim ini menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya sengit di papan atas, tetapi juga sangat ketat di zona bawah klasemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *