Lintasbalikpapan.com – Kehadiran Layvin Kurzawa di Persib Bandung bukan sekadar transfer biasa. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Maung Bandung tidak ingin hanya berstatus juara bertahan, tetapi juga serius menjaga dominasi di BRI Super League 2025/2026. Memperkenalkan pemain dengan latar belakang Eropa di tengah kompetisi musim berjalan jelas bukan keputusan spontan, melainkan strategi matang.
Kurzawa membawa aura berbeda. Pengalaman panjangnya di level tertinggi Eropa membuat Persib memiliki sosok yang terbiasa menghadapi tekanan besar. Bagi tim lawan, nama ini saja sudah cukup menimbulkan efek psikologis. Bagi rekan setim, kehadirannya bisa menjadi standar baru soal profesionalisme dan mental juara.
Transfer ini juga menunjukkan bahwa Persib masih menjadi magnet bagi pemain kelas internasional. Di usia 33 tahun, Kurzawa memang bukan pemain muda, tetapi jam terbangnya memberi nilai lebih yang sulit diukur hanya dengan statistik. Dalam konteks kompetisi domestik, faktor pengalaman sering kali menjadi pembeda, terutama di laga-laga krusial putaran kedua.
Nilai Pasar Tinggi, Tapi Pengaruhnya Lebih Besar dari Angka
Jika berbicara nilai pasar, Layvin Kurzawa masih berada di level elite untuk ukuran Liga Indonesia. Dengan taksiran sekitar Rp13 miliar, ia langsung masuk jajaran pemain termahal di BRI Super League. Namun, menariknya, nilai tersebut sebenarnya hanya bagian kecil dari potensi dampak yang bisa ia berikan.
Kurzawa dikenal sebagai pemain serba bisa. Posisi utama sebagai bek kiri membuatnya ideal untuk memperkuat sektor yang menuntut keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Ia nyaman melakukan overlap, mengirim umpan silang akurat, hingga menjaga kedalaman pertahanan. Fleksibilitas ini memberi pelatih lebih banyak opsi taktik tanpa harus mengubah struktur tim secara drastis.
Selain itu, mentalitas Eropa yang ia bawa berpotensi menular ke ruang ganti. Disiplin latihan, cara membaca permainan, hingga keberanian mengambil keputusan di momen genting adalah kualitas yang sering kali sulit di beli. Inilah mengapa nilai pasar Kurzawa terasa sepadan, bahkan bisa dibilang menguntungkan bagi Persib jika di lihat dari perspektif jangka pendek kompetisi.
Posisi Layvin Kurzawa di Peta Pemain Termahal dan Dampaknya bagi Liga
Masuknya Kurzawa ke lima besar pemain dengan nilai pasar tertinggi di BRI Super League menunjukkan satu hal penting: kompetisi Indonesia semakin berani bersaing dalam hal kualitas pemain. Meski masih berada di bawah nama seperti Thom Haye, kehadiran Kurzawa tetap memberi warna baru dalam persaingan nilai dan kualitas.
Dari sisi liga, transfer ini memberi dampak positif. Publik mendapatkan tontonan yang lebih menarik, sementara pemain lokal punya kesempatan belajar langsung dari sosok yang pernah tampil di Ligue 1 dan membela Timnas Prancis. Efek jangka panjangnya bisa meningkatkan standar permainan secara keseluruhan.
Bagi Persib sendiri, Kurzawa bukan hanya investasi pemain, tetapi juga investasi reputasi. Nama besar ini memperkuat citra klub sebagai tim yang serius, profesional, dan berorientasi prestasi. Jika mampu beradaptasi dengan cepat, Kurzawa bisa menjadi pembeda di fase krusial musim ini, sekaligus bukti bahwa langkah berani Persib memang layak diambil.






