Lintasbalikpapan.com – Pertarungan Sassuolo kontra Cremonese pada pekan ke-22 Serie A bukan sekadar laga biasa. Digelar di Stadio Mapei – Città del Tricolore, Minggu (25/1/2026) pukul 18.30 WIB, pertandingan ini membawa beban psikologis besar bagi kedua tim yang sedang berjuang menjauh dari ancaman degradasi. Dengan jarak poin yang tipis di papan tengah, hasil laga ini berpotensi mengubah arah perjalanan musim mereka. Menariknya, duel ini juga menjadi sorotan publik Indonesia karena mempertemukan dua pemain Timnas Indonesia yaitu Jay Idzes yang menjadi pilar pertahanan Sassuolo dan Emil Audero yang dipercaya mengawal gawang Cremonese. Kehadiran keduanya memberi warna tersendiri dalam pertandingan sarat tekanan ini.
Tekanan Klasemen dan Pentingnya Setiap Poin
Sassuolo dan Cremonese sama-sama mengoleksi 23 poin dan berada di posisi ke-11 serta ke-12 klasemen sementara. Meski terlihat relatif aman, jarak enam poin dari zona degradasi membuat posisi mereka belum sepenuhnya nyaman. Di fase musim seperti ini, satu kemenangan bisa mengangkat kepercayaan diri, sementara satu kekalahan berisiko menyeret tim ke pusaran persaingan papan bawah.
Bagi Sassuolo, bermain di kandang seharusnya menjadi keuntungan. Namun, tekanan justru datang dari performa ofensif yang menurun drastis. Tiga laga tanpa gol mencerminkan masalah kreativitas sekaligus kepercayaan diri para penyerang. Situasi ini menuntut kesabaran dan efektivitas, bukan sekadar dominasi penguasaan bola.
Momentum Cremonese dan Ancaman dari Lini Belakang
Di sisi lain, Cremonese datang dengan modal kecil namun penting: clean sheet. Hasil imbang tanpa kebobolan melawan Verona menjadi sinyal perbaikan setelah periode rapuh di lini belakang. Emil Audero tampil solid dan berpotensi kembali menjadi pembeda, terutama menghadapi Sassuolo yang sedang tumpul di lini depan.
Kembalinya Giuseppe Pezzella dari sanksi juga menambah stabilitas pertahanan Cremonese. Dengan pendekatan permainan yang lebih pragmatis, La Cremo kemungkinan akan menunggu celah dan memaksimalkan kesalahan lawan, strategi yang kerap efektif dalam laga-laga krusial papan tengah.
Duel Jay Idzes vs Emil Audero: Kebanggaan Indonesia
Salah satu aspek menarik dari laga ini adalah peran Jay Idzes dan Emil Audero. Idzes terus menunjukkan konsistensi sebagai bek tengah yang disiplin dan kuat dalam duel udara. Dalam kondisi Sassuolo yang sulit mencetak gol, solidnya lini belakang menjadi kunci agar tim tetap memiliki peluang mencuri poin.
Sementara itu, Emil Audero berpeluang menjadi figur sentral. Jika mampu menjaga gawangnya tetap aman, tekanan justru akan berbalik ke Sassuolo. Duel tak langsung antara keduanya mencerminkan kualitas pemain Indonesia yang kini mampu bersaing di level tertinggi Eropa.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Dengan mempertimbangkan performa dan situasi mental kedua tim, laga ini diprediksi berlangsung ketat dan minim gol. Sassuolo kemungkinan tampil lebih dominan, sementara Cremonese mengandalkan disiplin bertahan dan serangan balik cepat. Kesabaran dan efektivitas akan menjadi faktor penentu, bukan sekadar statistik penguasaan bola.
Bagi penonton, pertandingan ini menjanjikan drama tersendiri, terutama dalam konteks persaingan menjauh dari zona degradasi Serie A.
Pertandingan Sassuolo vs Cremonese tidak disiarkan di televisi nasional. Namun, penggemar sepak bola tetap bisa menyaksikannya melalui layanan live streaming Vidio, dengan kick-off Minggu, 25 Januari 2026, pukul 18.30 WIB.






