Lintasbalikpapan.com – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia menjadi titik awal perubahan besar bagi sepak bola nasional. Menggantikan Patrick Kluivert, pelatih asal Inggris tersebut datang dengan reputasi kuat sebagai arsitek tim nasional yang mampu membangun fondasi jangka panjang. Bukan hanya target jangka pendek, kehadiran Herdman di nilai membawa visi yang lebih terstruktur dan berorientasi masa depan.
Pergantian pelatih ini juga menghadirkan atmosfer baru di ruang ganti Timnas Indonesia. Pendekatan berbeda yang di tawarkan Herdman membuka peluang bagi pemain muda untuk lebih diperhatikan. Di tengah agenda padat Timnas sepanjang tahun ini, termasuk FIFA Series dan persiapan menuju kompetisi besar berikutnya, regenerasi menjadi kunci utama. Situasi ini menciptakan harapan baru, terutama bagi pemain muda yang haus pembuktian.
Jens Raven di Persimpangan Karier: Tajam di Timnas, Menunggu Kesempatan di Klub
Salah satu pemain yang menyambut era baru ini dengan optimisme adalah Jens Raven. Penyerang sayap berusia 20 tahun tersebut melihat pergantian pelatih sebagai momentum penting, bukan hanya bagi Timnas Indonesia, tetapi juga untuk perjalanan karier pribadinya. Meski belum mendapatkan banyak menit bermain bersama Bali United, Raven tetap menunjukkan konsistensi saat membela Merah Putih.
Statistiknya bersama Timnas kelompok usia cukup menjanjikan. Sejak U-19 hingga U-23, Raven telah mengoleksi belasan gol, sebuah catatan yang menegaskan insting mencetak golnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Kontras dengan performanya di level klub, Raven justru tampil lebih bebas dan percaya diri saat mengenakan seragam Timnas Indonesia.
Minimnya kesempatan bermain di Bali United menjadi tantangan tersendiri. Namun, situasi ini juga membentuk mental Raven untuk tetap fokus pada pengembangan diri. Ia menyadari bahwa performa bersama Timnas bisa menjadi pintu masuk untuk mendapatkan kepercayaan lebih besar, baik di klub maupun di level internasional. Bagi Raven, konsistensi dan kesabaran adalah kunci untuk bertahan di persaingan ketat sepak bola profesional.
Kepercayaan pada Proyek Jangka Panjang John Herdman
Optimisme Jens Raven tidak lepas dari keyakinannya terhadap kapasitas John Herdman sebagai pelatih. Rekam jejak Herdman yang sukses membawa Timnas Putri Kanada dan Timnas Putra Kanada ke Piala Dunia menjadi alasan kuat mengapa ia dipercaya menangani Timnas Indonesia. Pengalaman melatih di dua level berbeda menunjukkan fleksibilitas pendekatan dan kemampuan membangun tim dari dasar.
Raven menilai proyek yang di usung Herdman bukan solusi instan, melainkan proses jangka panjang yang membutuhkan dukungan semua pihak. Perubahan gaya kepelatihan setelah era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert di anggap sebagai angin segar yang bisa memicu motivasi baru di dalam tim. Adaptasi memang di butuhkan, tetapi perubahan ini di yakini membawa energi positif.
Lebih dari sekadar target kemenangan, Herdman di harapkan mampu membangun mentalitas kuat dan identitas permainan yang jelas. Bagi pemain muda seperti Jens Raven, kehadiran pelatih dengan visi jangka panjang memberi ruang untuk berkembang tanpa tekanan berlebihan. Ia pun mengajak publik sepak bola Indonesia untuk bersabar dan memberikan kepercayaan penuh.
Jika proses ini berjalan sesuai rencana, Timnas Indonesia bukan hanya bangkit dari hasil kurang memuaskan sebelumnya, tetapi juga melangkah lebih jauh menuju level yang selama ini diimpikan, termasuk peluang tampil di Piala Dunia. Bagi Raven dan generasi muda lainnya, era John Herdman adalah kesempatan emas untuk tumbuh bersama Timnas Indonesia.






