Home Balikpapan 64 Usulan Prioritas Tingkat Musrembang Kecamatan Balut

64 Usulan Prioritas Tingkat Musrembang Kecamatan Balut

SHARE
64 Usulan Prioritas Tingkat Musrembang Kecamatan Balut

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN - Kecamatan Balikpapan Utara (Balut) melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2023, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan, Selasa (25/1/2023).

Kegiatan dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh didampingi Anggota DPRD Dapil Balikpapan Utara, Lurah se-Balut, LPM, Karang Taruna dan perwakilan RT.

Camat Balut Muhammad Idris menjelaskan, bahwa Musrenbang kecamatan ini untuk menampung usulan yang disampaikan di masing-masing kelurahan. Yang mana usulan itu akan dikerucutkan untuk bisa dibawa ke tingkat kota.

"Jadi usulan dari Rakorenbang kelurahan sudah disebar dan dibatasi, untuk presentasenya kita lihat seluruhnya 64 usulan prioritas," kata Idris dalam sambutannya.

Lanjutnya, usulan dari kelurahan menjadi urusan prioritas di tingkat kecamatan tetapi usulan lain dari warga tetap akan ditindak lanjuti.

"Semua usulan bagian dari pihak kecamatan, jadi suatu yang tidak terpisahkan akan tetap dilanjutkan," ucapnya.

Sementara untuk usulan utama di kecamatan yang akan di tindak lanjuti berupa penanganan banjir dan bencana longsor. Bahkan peningkatan ekonomi untuk masyarakat juga menjadi hal yanh prioritas.

"Seperti jalan menuju akses sekolah SD, SMP maupun perumahan warga," ujarnya.

Lebih jauh, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh menambahkan, ada sebanyak 64 usulan prioritas utama pada Musrembang tingkat kecamatan.

Menurutnya, perencanaan pembangunan pengalihan data bersumber dari musrembang kelurahan, kecamatan sampai kota. Dan juga usulan yang bersumber dari jaring aspirasi dewan pada saat pelaksanaan serap aspirasi (reses).

"Semua akan dikumpulkan jadi satu pada musrembang kota. Nanti terecord semua berapa usulan dan anggarannya. Kemudian kita lihat lagi usulan yang paling prioritas yang disesuaikan anggaran. Jika tidak ada duitnya kita akan step by step, karena triliyunan nggak mungkin tercover semuanya." ungkapnya. (msa)