Lintasbalikpapan.com – Laga penentuan akan dijalani Persib Bandung saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two. Pertandingan yang digelar di Stadion GBLA ini menjadi duel hidup dan mati bagi wakil Indonesia tersebut.
Kekalahan 3-0 di leg pertama membuat Maung Bandung berada di situasi sulit. Untuk lolos ke perempat final, Persib wajib menang minimal tiga gol agar memaksa perpanjangan waktu, atau empat gol tanpa balas untuk langsung melaju.
Meski terdengar berat, bermain di kandang sendiri bisa menjadi faktor penting. Dukungan ribuan Bobotoh berpotensi memberi energi tambahan bagi tim. Selain itu, Persib dikenal memiliki mental kuat saat menghadapi tekanan besar di kompetisi Asia.
Kondisi ini membuat laga bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian karakter, mental, dan kualitas taktik. Jika mampu mencetak gol cepat, peluang Persib untuk menciptakan tekanan balik terhadap lawan akan semakin terbuka.
Belajar dari Comeback Asia: Modal Kepercayaan Diri Maung Bandung
Harapan Persib untuk membalikkan keadaan bukan tanpa alasan. Dalam dua musim terakhir, mereka pernah mencatat comeback dramatis di kompetisi Asia.
Salah satu yang paling diingat terjadi saat menghadapi Lion City Sailors di Singapura. Saat itu Persib tertinggal dua gol di babak pertama, namun mampu membalikkan keadaan lewat tiga gol di babak kedua. Gol dari David da Silva, Mateo Kocijan, dan Tyronne del Pino menjadi bukti bahwa tim ini mampu bangkit di situasi sulit.
Comeback lain terjadi ketika Persib bertandang ke markas Selangor FC. Sempat tertinggal dua gol, Persib menunjukkan mental luar biasa. Andrew Jung membuka harapan, lalu Adam Alis menjadi pahlawan dengan dua gol dramatis di akhir laga.
Kisah-kisah tersebut menjadi modal psikologis penting. Tim yang pernah membalikkan keadaan dalam situasi sulit biasanya memiliki kepercayaan diri lebih tinggi saat menghadapi tekanan serupa. Kini, pertanyaannya bukan apakah Persib mampu mencetak gol, melainkan apakah mereka bisa melakukannya secara konsisten sepanjang pertandingan.
Kunci Persib Bandung untuk Remontada di Kandang
Agar peluang comeback tetap hidup, ada beberapa faktor penting yang harus di maksimalkan Persib. Pertama, agresivitas sejak awal pertandingan. Gol cepat akan mengubah tekanan menjadi milik lawan. Kedua, keseimbangan antara menyerang dan bertahan harus di jaga. Kebobolan satu gol saja bisa membuat tugas menjadi jauh lebih berat.
Ketiga, efektivitas penyelesaian akhir. Dalam pertandingan seperti ini, peluang sekecil apa pun harus di manfaatkan. Persib tidak boleh membuang kesempatan di depan gawang. Selain itu, rotasi pemain dan strategi pelatih juga akan sangat menentukan. Pemain pengganti bisa menjadi pembeda, seperti yang pernah terjadi di laga-laga sebelumnya.
Pertandingan ini di jadwalkan berlangsung Rabu, 18 Februari 2026 pukul 19.15 WIB dan disiarkan langsung di RCTI serta platform streaming Vision+. Bagi Persib, laga ini bukan sekadar perebutan tiket perempat final. Ini tentang menjaga harga diri klub di level Asia, membuktikan kualitas sepak bola Indonesia, dan menciptakan sejarah baru di hadapan pendukung sendiri.
Jika mampu melakukannya, kemenangan ini berpotensi menjadi salah satu malam paling bersejarah dalam perjalanan Persib Bandung di kompetisi Asia.






