Lintasbalikpapan.com, SPANYOL – Pembalap muda Indonesia, Arai Agaska, terus menunjukkan semangat juang tinggi meski menghadapi persaingan ketat pada musim debutnya di ajang World Sportbike 2026. Rider binaan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing itu menjadikan setiap seri sebagai sarana belajar untuk memperkaya pengalaman dan meningkatkan kemampuan balap di level dunia.
Pada putaran keempat yang berlangsung di MotorLand Aragón, Spanyol, 29-31 Mei 2026, Arai menyelesaikan Race 1 di posisi ke-23. Sementara pada Race 2, pembalap asal Lombok, Nusa Tenggara Barat tersebut terpaksa gagal finis (DNF) akibat kendala teknis yang terjadi saat balapan berlangsung.
Meski hasil yang diraih belum sesuai harapan, Arai memilih melihatnya sebagai bagian dari proses pembelajaran yang penting dalam perjalanan karier balap internasionalnya. Saat ini, ia masih berada di Italia bersama tim ProGP NitiRacing untuk terus menjalani program pengembangan dan evaluasi menjelang seri-seri berikutnya.
“Saya tetap semangat menghadapi World Sportbike. Tidak mudah bagi saya di tahun pertama mengikuti kejuaraan ini. Karena itu saya terus belajar dan menambah pengetahuan agar bisa meningkatkan performa. Saya berharap bisa terus mengasah skill yang bermanfaat untuk perjalanan karier balap saya ke depan,” ujar Arai Agaska.
Paruh musim yang telah dijalaninya memberikan banyak pelajaran berharga, baik dari sisi teknik balap, adaptasi motor, hingga strategi menghadapi para pembalap dunia yang memiliki pengalaman lebih panjang.
Sejauh ini, Arai telah mengoleksi satu poin yang diraih pada seri ketiga di Autodrom Most, Republik Ceko. Dengan masih tersisa empat putaran lagi hingga akhir musim, peluang untuk kembali meraih poin dan memperbaiki posisi di klasemen masih terbuka lebar.
Manager Motorsport Yamaha Indonesia, Wahyu Rusmayadi, menilai pengalaman yang sedang dijalani Arai merupakan investasi penting bagi masa depannya sebagai pembalap profesional.
“Tampil di World Sportbike memberikan ilmu yang sangat berharga bagi Arai Agaska. Tujuannya agar dia semakin memahami atmosfer balap dunia yang memiliki tingkat persaingan sangat ketat. Pengalaman ini akan menjadi modal penting untuk perkembangan kariernya ke depan, sehingga kami terus memberikan dukungan penuh dan semangat agar dia terus berkembang di setiap seri,” kata Wahyu.
Menurutnya, Yamaha Racing Indonesia bersama tim ProGP NitiRacing akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan guna membantu Arai tampil lebih kompetitif pada putaran-putaran berikutnya.
Musim perdana di World Sportbike memang menjadi tantangan besar bagi Arai Agaska. Namun, dengan semangat belajar yang tinggi, dukungan tim yang solid, serta pengalaman yang terus bertambah, pembalap muda Indonesia tersebut diharapkan mampu menunjukkan perkembangan signifikan dan kembali meraih poin pada sisa balapan musim 2026.
Empat seri tersisa akan menjadi kesempatan penting bagi Arai untuk membuktikan kemampuannya sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta muda Indonesia yang tengah meniti jalan menuju panggung balap dunia. (*)








