Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Panitia Musyawarah Kota (Muskot) XII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan memastikan kesiapan pelaksanaan agenda lima tahunan yang akan digelar pada 8 April 2026 di Royal Mahligai Golf Driving Range Club, Grand City, Balikpapan Utara.
Ketua Organizing Committee (OC) Muskot Kadin Balikpapan, Sugianto mengungkapkan hingga saat ini tercatat sebanyak 109 peserta memiliki hak suara dan akan berpartisipasi dalam pemilihan ketua.
“Total ada 109 peserta yang memiliki hak pilih. Mereka terdiri dari 85 anggota pemegang Kartu Tanda Anggota Biasa (KTA-B), 5 Anggota Luar Biasa (ALB), 15 Dewan Penasehat, dan 4 Dewan Pertimbangan,” ujar Sugianto kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, jumlah tersebut telah memenuhi syarat kuorum dari total sekitar 166 anggota Kadin Balikpapan yang terdaftar. Dengan terpenuhinya kuorum, pelaksanaan Muskot dipastikan dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Jumlah tersebut sudah memenuhi mayoritas atau kuorum, sehingga pelaksanaan Muskot siap digelar,” tambahnya.
Selain peserta yang memiliki hak suara, panitia juga akan mengundang sejumlah pihak lain, seperti unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Diperkirakan total undangan yang hadir mencapai sekitar 150 orang, termasuk perwakilan dari Kadin Provinsi Kalimantan Timur.
Terkait penjaringan calon ketua, Sugianto menyebut hanya terdapat satu kandidat yang mendaftar, yakni Noval Asfihani. Dengan demikian, pemilihan Ketua Kadin Balikpapan periode mendatang berpotensi berlangsung secara aklamasi.
“Calon hanya satu, sehingga kemungkinan besar akan ditetapkan secara aklamasi dalam persidangan nanti,” jelasnya.
Ia menambahkan, panitia pelaksana bersama Steering Committee (SC) akan memaksimalkan persiapan teknis menjelang hari pelaksanaan agar Muskot berjalan lancar.
Lebih lanjut, Sugianto berharap kepemimpinan Kadin ke depan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Balikpapan, khususnya dalam menghadapi peran strategis sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kadin diharapkan dapat menjalin hubungan lebih erat dengan IKN, sehingga pengusaha lokal Balikpapan bisa terlibat dalam berbagai proyek dan tidak didominasi pihak luar,” tegasnya.
Selain itu, peningkatan kualitas dan profesionalisme pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi salah satu fokus yang diharapkan terus didorong oleh kepengurusan mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Organizing Committee (OC) Muskot Kadin Balikpapan, Halim Wardhana, menambahkan bahwa seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan telah dipersiapkan secara matang oleh panitia, mulai dari registrasi peserta, sistem persidangan, hingga kesiapan lokasi acara.
“Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait agar pelaksanaan Muskot berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan tata tertib organisasi,” ujarnya.
Dia juga memastikan panitia akan mengedepankan profesionalisme dan transparansi dalam setiap tahapan pelaksanaan, termasuk dalam proses persidangan.
“Harapannya, Muskot ini tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi Kadin Balikpapan ke depan,” pungkasnya. (yud)






