Lintasbalikpapan.com – Pertandingan antara Persija Jakarta dan Dewa United FC dalam lanjutan Super League Indonesia musim 2025/2026 menghadirkan duel sengit yang berakhir imbang 1-1. Laga yang berlangsung di Jakarta International Stadium pada Minggu malam tersebut menyuguhkan drama hingga menit-menit akhir.
Hasil ini membuat Persija gagal mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri. Sementara bagi Dewa United, satu poin dari markas Macan Kemayoran menjadi hasil yang cukup berharga untuk menjaga posisi mereka di papan tengah klasemen.
Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi, meski kedua tim memulai laga dengan tempo yang relatif hati-hati. Peluang demi peluang tercipta, namun penyelesaian akhir dan penampilan gemilang para penjaga gawang membuat skor tidak berubah hingga beberapa momen krusial menentukan jalannya laga.
Babak Pertama: Persija Jakarta Unggul Lewat Kemelut di Depan Gawang
Pada awal pertandingan, kedua tim tampak mencoba membaca permainan satu sama lain. Dewa United lebih dulu mengancam melalui sepakan jarak jauh Noah Sadaoui, namun bola masih melambung dari sasaran. Persija kemudian membalas lewat situasi bola mati. Sundulan Thales Lira yang memanfaatkan sepak pojok hampir membuka keunggulan, tetapi bola belum mengarah tepat ke gawang.
Salah satu momen yang sempat membuat stadion bergemuruh terjadi pada menit ke-25 ketika Egy Maulana Vikri berhasil menjebol gawang Persija. Namun setelah dicek oleh wasit, gol tersebut dianulir karena posisi sang pemain sudah lebih dulu berada dalam posisi offside.
Dewa United sebenarnya tampil cukup agresif dengan beberapa peluang dari sundulan Alex Martins dan percobaan kembali dari Noah Sadaoui. Namun penjaga gawang Persija, Carlos Eduardo, tampil solid dan berhasil menggagalkan peluang-peluang tersebut.
Justru menjelang turun minum, Persija berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari situasi sepak pojok yang menciptakan kemelut di depan gawang, Maxwell Souza dengan sigap menyambar bola muntah hasil tepisan kiper Sonny Stevens. Gol pada menit 45+4 tersebut membawa Persija unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Babak Kedua: Dewa United Bangkit dan Menggagalkan Kemenangan Persija
Memasuki babak kedua, Dewa United tampil jauh lebih agresif. Pergantian pemain yang dilakukan terbukti memberikan dampak langsung terhadap pola permainan tim tamu.
Salah satu pemain yang memberi warna baru adalah Rafael Struick. Ia langsung mengancam melalui tembakan keras yang sempat gagal di amankan dengan sempurna oleh Carlos Eduardo. Bola liar tersebut kemudian di manfaatkan dengan baik oleh Alexis Messidoro yang dengan cepat menyambar peluang untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-55.
Setelah gol tersebut, pertandingan semakin terbuka. Kedua tim berusaha mencari gol tambahan, namun beberapa kali laga harus terhenti akibat pemain Dewa United yang mengalami cedera. Meski tempo permainan sedikit terhambat, tensi pertandingan tetap tinggi. Persija Jakarta yang bermain di hadapan pendukungnya berusaha menekan demi kembali unggul.
Drama VAR dan Penalti Gagal di Menit Akhir
Menjelang akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-88, Persija mendapatkan peluang emas untuk mengunci kemenangan. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee terkait dugaan handball pemain Dewa United di area penalti.
Keputusan tersebut sempat memicu antusiasme para suporter tuan rumah. Maxwell Souza, yang sebelumnya mencetak gol pembuka, dipercaya sebagai algojo penalti.
Namun drama terjadi. Tendangan penalti Maxwell berhasil di tepis dengan sempurna oleh Sonny Stevens yang membaca arah bola dengan baik. Penyelamatan tersebut menjadi momen penting yang memastikan Dewa United pulang dengan satu poin dari Jakarta.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah. Hasil ini membuat Persija tetap berada di posisi tiga klasemen sementara dengan koleksi 52 poin, sementara Dewa United bertahan di peringkat kesembilan dengan 34 poin.
Bagi Persija, hasil ini tentu menjadi evaluasi penting, terutama dalam memaksimalkan peluang di laga-laga krusial. Sementara bagi Dewa United, keberhasilan mencuri poin di markas lawan menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi tim yang mampu memberi kejutan di kompetisi musim ini.






