Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Balikpapan akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Kamis, 26 Februari 2026, di Royal Mahligai Grand City (RM-GC) atau Golf Driving Range Club.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, Andi Arif Agung, mengatakan pelaksanaan Musda ini merupakan bagian dari percepatan konsolidasi internal partai di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
“Partai Golkar se-Kalimantan Timur diperintahkan untuk segera melaksanakan Musyawarah Daerah. Kebetulan Balikpapan mendapat jadwal pada Kamis, 26 Februari 2026,” ujar Andi kepada wartawan, Senin (24/2/2026).
Ia menjelaskan, Musda XI menjadi agenda penting karena menandai berakhirnya masa bakti kepengurusan DPD Golkar Balikpapan periode sebelumnya yang telah habis pada akhir Agustus 2025. Namun, karena menunggu pengesahan struktur kepengurusan DPD Golkar Provinsi Kalimantan Timur, masa kepengurusan di tingkat kota diperpanjang hingga pelaksanaan Musda.
“DPD Partai Golkar Kalimantan Timur telah menetapkan jadwal bahwa Musyawarah Daerah Partai Golkar Balikpapan dilaksanakan pada 26 Februari 2026, yang juga bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Musda XI akan diikuti peserta dan peninjau sesuai petunjuk pelaksanaan yang telah ditetapkan melalui rapat pleno. Andi menyebutkan jumlah pemilik hak suara diperkirakan sekitar 12 orang.
“Pemilik suara terdiri atas pimpinan tingkat kecamatan dari enam kecamatan, unsur sayap partai, pendiri partai, serta unsur lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam rapat pleno diperluas yang digelar sebelumnya, mayoritas kader disebut menginginkan Rahmad Mas’ud kembali memimpin DPD Golkar Balikpapan.
Andi menyebut, hampir 90 hingga 100 persen peserta rapat pleno meminta Rahmad Mas’ud tetap “menjaga gawang” sebagai Ketua DPD Golkar Balikpapan guna menjaga momentum dan pemenangan partai ke depan.
Adapun Ketua Organizing Committee (OC) Musda XI, Yusri, memastikan kesiapan teknis pelaksanaan kegiatan terus dimatangkan. Lokasi pelaksanaan telah ditetapkan dan dinilai siap digunakan.
“Saat ini kesiapan panitia sudah mencapai 50 persen. Sisanya akan dimaksimalkan hingga hari pelaksanaan sehingga seluruh persiapan dapat rampung 100 persen,” tutup Yusri. (yud)






