Dewan Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman Selama Ramadan

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Komisi II DPRD Kota Balikpapan memastikan ketersediaan bahan pokok dan LPG 3 kilogram di Kota Balikpapan dalam kondisi aman selama bulan suci Ramadan.

Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Subari, mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan intensif terhadap distribusi dan ketersediaan kebutuhan pokok di lapangan. Komoditas yang menjadi perhatian antara lain beras, gula, minyak goreng, tepung, telur, daging ayam, serta LPG 3 kilogram yang banyak digunakan masyarakat kecil dan pelaku UMKM.

“Kami harapkan masyarakat tidak panik membeli. Biasanya kalau terjadi panic buying, harga bisa ikut terdongkrak naik. Itu yang ingin kita hindari,” ujar Subari, Sabtu (21/2/2026)

Menurut Subari, berdasarkan hasil monitoring sementara, stok bahan pokok di gudang distributor dan pasar tradisional masih dalam kondisi cukup. Distribusi dari pemasok ke tingkat pengecer juga terpantau lancar. Hal yang sama berlaku untuk LPG 3 kilogram, di mana pasokan dari agen ke pangkalan dinilai masih sesuai kuota yang ditetapkan.

Meski demikian, Komisi II menegaskan pengawasan tidak akan berhenti pada tahap awal Ramadan saja. Pemantauan rutin akan terus dilakukan hingga menjelang Idulfitri, mengingat tren peningkatan konsumsi masyarakat biasanya terjadi pada pertengahan hingga akhir bulan puasa.

“Kami ingin memastikan kondisi ini tetap terjaga sampai akhir Ramadan. Jangan sampai di tengah jalan muncul kelangkaan atau lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Komisi II juga telah memanggil seluruh agen dan pangkalan LPG untuk mengingatkan agar tidak melakukan praktik yang merugikan masyarakat, seperti penimbunan, pengurangan isi tabung, maupun penyaluran yang tidak tepat sasaran.

LPG 3 kilogram, lanjut Subari, merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami sudah panggil seluruh agen dan pangkalan. Jangan sampai ada yang nakal atau menyerahkan kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ada konsekuensi yang harus ditanggung jika melanggar,” katanya.

Selain itu, DPRD juga mendorong dinas terkait untuk terus berkoordinasi dengan distributor dan pihak Pertamina guna memastikan distribusi LPG berjalan optimal. Jika diperlukan, penambahan pasokan akan diusulkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.

Komisi II DPRD Balikpapan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga dan distribusi di lapangan. Dengan pengawasan yang ketat serta kerja sama seluruh pihak, diharapkan kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dapat terpenuhi dengan harga yang stabil dan pasokan yang aman. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *