Hasil Super League: Arema FC Amankan Tiga Poin Usai Menang 1-0 atas Persijap Jepara!

Lintasbalikpapan.com – Kemenangan Arema FC atas Persijap Jepara dengan skor 1-0 di Stadion Kanjuruhan bukan sekadar soal tiga poin. Laga ini menjadi cerminan bagaimana Singo Edan mulai menemukan kembali identitas permainannya, disiplin, tenang, dan efektif. Bermain di hadapan Aremania, Arema tampil tidak terburu-buru, namun tetap tajam saat peluang datang.

Gol semata wayang yang tercipta pada menit ke-36 menunjukkan efektivitas Arema dalam memaksimalkan momen. Berawal dari tembakan jarak jauh Rio Fahmi, Hansamu Yama Pranata membaca arah bola dengan sangat baik. Sentuhan kecilnya justru membuat bola berubah arah dan mengecoh penjaga gawang Persijap, Sendri Johansyah. Gol ini menjadi bukti bahwa ancaman Arema tidak hanya datang dari lini depan, tetapi juga dari pemain belakang yang aktif membantu serangan.

Di babak pertama, Arema lebih banyak mengontrol tempo permainan. Mereka tidak memaksakan pressing tinggi sepanjang waktu, melainkan memilih mengatur ritme dan menjaga struktur pertahanan tetap rapat. Pendekatan ini membuat Persijap kesulitan mengembangkan permainan sejak awal laga.

Gol Hansamu Yama dan Peran VAR yang Menentukan Laga

Menariknya, pertandingan ini juga menyoroti peran teknologi VAR yang semakin krusial dalam sepak bola Indonesia. Persijap sebenarnya sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-57 melalui Carlos Franca. Namun, setelah peninjauan VAR, gol tersebut dianulir karena posisi offside yang sangat tipis.

Keputusan ini menjadi titik balik mental bagi kedua tim. Arema FC terlihat semakin percaya diri, sementara Persijap harus kembali membangun fokus setelah golnya tidak disahkan. Dari sisi Arema, lini belakang tampil lebih disiplin setelah momen tersebut. Hansamu Yama, yang sudah mencetak gol, juga tampil solid dalam menjaga area pertahanan.

Statistik hingga menit ke-75 memperlihatkan dominasi Arema FC dengan penguasaan bola mencapai 53 persen. Meski jumlah tembakan tidak terlalu banyak, akurasi serangan mereka cukup baik. Ini menandakan bahwa Arema mulai mengedepankan kualitas peluang dibandingkan kuantitas, sebuah pendekatan yang penting dalam kompetisi panjang seperti Super League.

Dampak Kemenangan bagi Posisi Klasemen Arema FC dan Persijap

Tambahan tiga poin ini membawa Arema FC naik ke posisi ke-11 klasemen sementara Super League dengan koleksi 24 poin. Posisi ini memang belum ideal bagi klub sebesar Arema, namun tren permainan yang semakin stabil memberi harapan besar untuk menembus papan atas pada pekan-pekan berikutnya.

Bagi Persijap Jepara, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat. Bertahan di peringkat ke-16 dengan 12 poin, Persijap harus segera menemukan solusi, terutama dalam hal konsistensi lini pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir. Meski mampu memberikan perlawanan, detail kecil seperti koordinasi garis pertahanan terbukti sangat menentukan hasil akhir.

Secara keseluruhan, laga ini menunjukkan bahwa Arema FC mulai belajar menang dengan cara yang lebih dewasa. Tidak selalu harus menang besar, tetapi mampu menjaga keunggulan dan mengelola pertandingan hingga peluit akhir berbunyi. Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin Singo Edan akan kembali menjadi ancaman serius di Super League musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *