Al Nassr Tumbang, Ronaldo Cs Telan Kekalahan Perdana!

Lintasbalikpapan.comAl Nassr akhirnya harus menerima kenyataan pahit setelah laju impresif mereka di Liga Arab Saudi musim ini terhenti. Bertandang ke markas Al Ahli Saudi, tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo tersebut tumbang dengan skor tipis 2-3. Kekalahan ini terasa spesial karena menjadi yang pertama bagi Al Nassr sepanjang kompetisi berjalan, sekaligus membuka kembali persaingan di papan atas yang sempat terlihat timpang.

Bermain di King Abdullah Sports City, Al Nassr sejatinya datang dengan kepercayaan diri tinggi. Namun Al Ahli tampil agresif sejak menit awal dan berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang tim tamu. Hasil pertandingan ini bukan hanya soal skor, tetapi juga menyoroti celah permainan Al Nassr yang sebelumnya jarang terlihat.

Ivan Toney Jadi Pembeda, Al Ahli Tampil Efektif Sejak Awal

Nama Ivan Toney layak mendapat sorotan utama dalam laga ini. Penyerang Al Ahli tersebut tampil tajam dan klinis, mencetak dua gol cepat yang langsung mengubah arah pertandingan. Gol pertamanya lahir saat laga baru berjalan beberapa menit, memanfaatkan ruang di kotak penalti Al Nassr yang gagal dikawal dengan baik.

Gol kedua Toney semakin mempertegas efektivitas Al Ahli. Tanpa harus mendominasi penguasaan bola, mereka mampu memanfaatkan setiap peluang dengan maksimal. Pola serangan cepat dan umpan-umpan terukur membuat lini pertahanan Al Nassr terlihat kurang solid, sesuatu yang jarang terjadi di laga-laga sebelumnya.

Meski tertinggal dua gol, Al Nassr menunjukkan karakter kuat. Mereka mampu bangkit sebelum turun minum lewat dua gol Abdulelah Al Amri. Menariknya, dua gol tersebut datang dari situasi berbeda, satu melalui permainan terbuka dan satu lagi dari bola mati. Ini menandakan bahwa Al Nassr sebenarnya memiliki variasi serangan yang cukup efektif, terutama saat ditekan.

Babak Kedua Jadi Ujian Mental, Al Nassr Tumbang

Memasuki babak kedua dengan skor imbang 2-2, momentum sebenarnya mulai berbalik ke Al Nassr. Namun justru Al Ahli yang kembali mencuri keunggulan. Gol sundulan Merih Demiral dari situasi bola mati menjadi pukulan telak bagi tim tamu, yang terlihat mulai kehilangan ritme permainan.

Setelah gol tersebut, Ronaldo CS mencoba meningkatkan intensitas serangan. Cristiano Ronaldo beberapa kali terlibat aktif dalam membangun serangan, membuka ruang, dan mencari celah di pertahanan lawan. Sayangnya, efektivitas di sepertiga akhir lapangan menjadi masalah utama. Peluang emas yang dimiliki Ronaldo gagal dimaksimalkan, sebuah momen langka bagi pemain sekelas dirinya.

Kegagalan mencetak gol balasan di sisa waktu pertandingan memperlihatkan bahwa Al Nassr belum sepenuhnya kebal terhadap tekanan. Saat permainan tidak berjalan sesuai rencana, ketenangan dan pengambilan keputusan menjadi faktor krusial yang masih perlu dibenahi.

Puncak Klasemen Masih Aman, Tapi Ancaman Nyata Mengintai

Meski kalah, Ronaldo CS masih bertahan di puncak klasemen sementara Liga Arab Saudi dengan 31 poin dari 12 pertandingan. Namun jarak dengan para pesaing mulai menipis. Al Hilal yang berada di posisi kedua terus mengintai dan berpotensi menyalip jika Al Nassr kembali terpeleset.

Kekalahan dari Al Ahli bisa menjadi momen refleksi penting bagi Ronaldo dan kolega. Musim masih panjang, dan hasil ini dapat menjadi alarm dini agar Ronaldo CS tidak terlena dengan status unggulan. Jika mampu belajar dari kekalahan ini, Al Nassr justru berpeluang tampil lebih matang dan konsisten di laga-laga berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *