Home Lingkungan Minimalisir Emisi Gas Karbon di Area Bandara, AirNav Tanam 100 Bibit Pohon

Minimalisir Emisi Gas Karbon di Area Bandara, AirNav Tanam 100 Bibit Pohon

SHARE
Minimalisir Emisi Gas Karbon di Area Bandara, AirNav Tanam 100 Bibit Pohon

LINTASBALIKPAPAN - Dalam meminimalisir polusi udara, AirBNav Balikpapan melakukan penanaman 100 bibit pohon di area Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pada Selasa (14/9). Penanaman tersebut tentu bertujuan membantu mengurangi emisi gas karbon yang disebabkan dari aktivitas pesawat terbang. 


General Manager AirNav cabang Balikpapan, Samsu Eriyanto mengatakan pihaknya turut peduli terhadap emisi gas karbon yang dihasilkan dari aktivitas pesawat terbang lanyatan dapay menyumbang polutan terhadap pemanasan global. Sehingga program penghijauan pun dilakukan. 


"Memang tujuan kami penanaman ini untuk mengurangi polusi udara akibat moda transportasi. Ini wujud kepedulian kami dalam mengurangi dampak polusi udara," ujarnya. 


Kegiatan tersebut bekerjasama dengan pemkot Balikpapan dan Bandara SAMS Sepinggan. Samsu berharap pohon yang ditanam bisa menjaga kelestarian bumi dari ancaman pemanasan global. 


"Kami berharap pohin yang kami tanam nanti bisa menjadi program berkesinambungan yang diharapkan dapat bermanfaat untuk menjaga kelestarian bumi dari ancaman pemanasan global," ungkapnya. 


Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Plt Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Nursyamsiarni. Ia mengatakan upaya penanaman pohon tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam mempertahankan lingkungan. Sebab kelestarian lingkungan hidup menjadi indikator kota nyaman yang tolak ukurnha batas lingkungan hidup. 


"Cakupan lahan hijau menjadi salah satu indikatornya, dengan kegiatan seperti ini mudah-mudahan ke depan AirNav semakin komitmen terhadap upaya menambah dengan penanaman pohon di daerah lain, baik di lingkungan bandara maupun diluar lingkungan bandara," tuturnya. 


Ia mengakui bahwa aktivitas penerbangan menjadi salah satu penyumbang emisi keenam secara umum, dan berkontribusi dalam pemanasan global. Sehingga kegiatan penghijauan dari AirNav sejalan dengan komitmen pemkot Balikpapan dalam menurunkan gas emisi dan gas rumah kaca. 


"Memang kita belum ada kegiatan tertentu yang kaitannya dengan sektor perhubungan dalam hal ini transportasi udara. Karena memang ranahnya ruang lingkupnya itu menjadi kewenangan pemerintah daerah. Yang bisa kita lakukan ialah bagaimana kita tetap upaya pemantauan kualitas udara dari lingkungan bandara. Kita juga mencatat befapa luasan areal terbuka hijau termasuk bandara ini," pungkasnya. (Mdy)