Home Peristiwa Dikira Boneka, Ternyata Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Semayang

Dikira Boneka, Ternyata Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Semayang

SHARE
Dikira Boneka, Ternyata Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Semayang

Keterangan Gambar : Penemuan mayat di Pantai samping Pelabuhan Semayang

LINTASBALIKPAPAN - Warga dihebohkan dengan adanya penemuan mayat berjenis kelamin pria di Pantai samping Pelabuhan Semayang, Balikpapan pada Rabu (8/9) sekira pukul 07.30 wita. 


Yusuf, salah seorang saksi yang menemukan pertama kali mengatakan bahwa saat itu dirinya hendak mengecek situasi area kerjanya. Namun saat tiba di area pantai, ia melihat jasad pria dalam posisi telungkup. Yusuf sempat tak yakin lantaran mengira sosok tersebut adalah boneka. 


"Saya pas lagi ngecek-ngecek, terus saya lihat kok ada kayak orang disitu. Saya kira boneka atau patung, terus saya coba dekat sekalinya mayat," katanya ditemui di lokasi kejadian. 


Yusuf kemudian melapor kepada petugas di Polsek Semayang yang tak jauh dari lokasi kejadian. Tak lama kemudian datang petugas dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. 


"Saya nggak berani pegang karena takut ada apa-apa, jadi saya lapor aja dulu, biar petugas yang periksa," ujarnya. 


Sementara itu Kanit Inafis Polresta Balikpapan, Ipda Sukaca Bayu Sakti mengatakan pihaknya belum menemukan identitas korban. Bahkan sempat mengalami kesulitan mendapatkan sidik jari lantaran tangan korban telah lama terendam air. 


"Sementara kita mengupayakan mencari data identitas, namun karena kondisi sudah terendam air, sehingga tangannya agak susah terbaca. Namun kami mengupayakan bawa ke rumah sakit kita keringkan dulu dan kita akan coba cari data dari korban," jelas Bayu. 


Korban diperkirakan sudah 3 hari meninggal. Namun penyebab kematiannya belum diketahui apakah ada tanda kekerasan atau tidak. Saat ini petugas terus melakukan pemeriksaan terhadap korban dan akan melakukan otopsi. 


"Diperkirakan lebih dari 3 hari. Sementara belum bisa kelihatan karena belum dibuka semuanya satu badan. Setelah otopsi baru bisa ketahuan apakah ada kekerasan atau tidak," pungkasnya. (Mdy)